"Rapat Paripurna Istimewa nanti memang benar-benar istimewa. Rangkaian acara dibalut dengan halal bihalal, mengingat suasana Idulfitri masih terasa. Suasananya bakal lebih cooling down. Jadi ketegangan di antara pasangan calon dan timnya bisa lebih teredam," ungkap politikus asal PDIP ini.
Kewot juga menyampaikan kepada para kandidat untuk selalu merujuk pada data yang jelas dan bertanggung jawab. Karena jika data tidak akurat, akan menimbulkan persepsi dan informasi yang salah kepada masyarakat. "Sumber data harus jelas dari mana asalnya dan harus tepat. Jangan sampai misalnya data kemiskinan yang bisa saja naik malah dibilang turun atau sebaliknya. Masyarakat harus tahu kondisi sebenarnya yang ada di Kaltim ini," ungkapnya.
Tata tertib dewan yang menyebutkan penyampaian dilakukan secara monolog juga harus dipatuhi oleh semua kandidat.
"Ketua DPRD juga telah menginstruksikan tidak ada interupsi, dan ini telah disepakati semua pihak. Kesiapan pelaksanaan juga cukup matang. Segi keamanan dan segala hal teknis lainnya telah disiapkan oleh panitia dengan baik," tutur Kewot. (Humas DPRD Kaltim/adv/dit/dhi/met)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026