Samarinda (ANTARA Kaltim) - Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kalimantan Timur mengirimkan 56 atlet pelajar pada kejuaraan internasional "Sport School Games" 2013, di Provinsi Lampang, Thailand.

"Tadi malam (15/8) para pelajar yang juga atlet dari SKOI sudah dilepaskan secara resmi untuk mengikuti kejuaraan antarsekolah olahraga pada 22-31 Agustus 2013," kata Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah SKOI Kaltim Agustianur di Samarinda, Jumat.

SKOI adalah sekolah khusus olahraga yang secara nasional di Indonesia hanya ada dua lembaga pendidikan, yakni di Kaltim dan Sekolah Ragunan di Jakarta. Keberadaan SKOI tidak terlepas dari upaya Pemprov Kaltim dalam mengoptimalkan berbagai prasarana dan sarana PON XVII/2008 Kalimatan Timur.

Mengenai target, pihaknya tidak mematok hasil yang terlampau tinggi, akan tetapi yang terpenting semua atlet SKOI bisa meraih prestasi terbaik di "Negeri Gajah Putih" itu.

"Secara realitis, target kami adalah bisa berprestasi lebih baik dari Sekolah Ragunan karena ajang ini baru pertama kali diikuti oleh SKOI dan Sekolah Ragunan atau sama-sama `start` dalam `event` internasional ini sehingga peluangnya sama," kata dia.

Ia menjelaskan sikap optimistis itu bukan tanpa alasan jika melihat rekam jejak prestasi para pelajar SKOI Kaltim. Misalnya, sebagian di antara mereka adalah yang meraih emas di PON XVIII/2012 Riau.

Bahkan, katanya, beberapa pelajar SKOI belum lama ini meraih prestasi di ajang internasional, di antaranya Annisa Nur Permata Soleha alias Icha.

Lifter muda SKOI Kaltim itu merebut dua medali perak dan satu perunggu pada Kejuaraan Angkat Besi Remaja tingkat Asia di Doha, Qatar, 26 Mei-2 Juni 2013

SKOI Kaltim saat ini memiliki 112 pelajar untuk 20 cabang olahraga. Sebanyak 20 cabang olahraga itu, adalah gulat, karate, kempo, taekwondo, judo, anggar, atletik, senam, tenis lapangan, tenis meja, wushu, pencak silat, sepatu roda, balap sepeda, renang, panjat tebing, panahan, catur, angkat besi, dan layar.

"Dari 12 cabang olahraga di pertandingkan di Lampang, maka semua cabang kita optimitis bisa meraih medali, khususnya gulat, angkat besi, panahan, tenis meja, dan taekwondo," ujar Agus.

Pada kesempatan sebelumnya, SKOI mengirimkan lima atletnya guna mengikuti pelatihan nasional untuk dua kejuaraan internasional, yakni tiga atlet untuk SEA Games Myanmar dan dua atlet untuk kejuaraan taekwondo junior se-Asia di Jakarta. Atlet pelatnas dari SKOI, untuk menghadapi SEA Games turun di cabang olahraga layar, gulat, dan taekwondo.(*)

Pewarta: Iskandar Zulkarnaen
: Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026