Dengan program itu semua siswa baru dari tingkat SD sampai SMA/SMK diberikan subsidi untuk keperluan dan perlengkapan sekolah, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten PPU Khaeruddin, Kamis.
"Jadi nanti mulai dari tas, topi, baju, celana, hingga buku tulis, semua disubsidi pemerintah,"jelas Khaeruddin.
Bantuan itu diserahkan langsung kepada murid masing-masing melalui sekolah setelah didata oleh sekolah.
Selain itu lanjutnya, bagi lulusan SMA/SMK juga akan diberikan biaya operasional untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Pada kesempatan terpisah, Bupati Andi Harahap menegaskan siap menganggarkan Rp130 miliar untuk merampungkan SMK Negeri 4.
"Kalau untuk pendidikan, saya siap mendukung. Saya siap di belakang untuk merampungkan sekolah ini meski anggaran yang dibutuhkan Rp130 miliar," tegasnya.
Kepala SMK Negeri 4 Kabupaten PPU Satoni Solle menargetkan tahun ini pembangunan gedung SMK Negeri 4 Kecamatan Waru, Kabupaten PPU akan rampung. Apalagi di APBD 2013 sudah dianggarkan Rp15 miliar untuk anggaran pembangunan.
"Selama tiga tahun, kami hanya menumpang di gedung SMP Negeri 4 untuk proses belajar mengajar," ucapnya.
Selain itu, menurut Satoni, Pemkab PPU juga menganggarkan sekitar Rp7 miliar untuk untuk membeli alat praktik siswa. Dengan gedung baru dan alat praktik yang lengkap, SMK Negeri 4 Kabupaten PPU bisa bersaing dengan SMK di Kaltim.
"Kami berharap pada 2014 gedung sudah dapat digunakan untuk proses belajar mengajar. Namun, dengan luas lahan mencapai 7 hektre dan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun, secara keseluruhan pembangunan gedung SMK Negeri 4 butuh sekitar Rp130 miliar," katanya. (*)
Pewarta: Novi AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.