Polres Paser dan Kodim 0904/TNG  menggelar apel bersama pengamanan Hari Raya Idul Adha1440 H/2019 di Mapolres Paser, Sabtu, (10/8)


Pengamanan ini mengerahkan 250 personel gabungan TNI-POLRI dan instansi terkait yang akan mengamankan kegiatan hingga tempat-tempat peribadatan dan pusat keramaian.

Apel pengamanan digelar pukul 16.30 WIB dan  dipimpin  Kapolres Paser AKBP Roy satya Putra, S.I.K,M.H dan Dandim 0904/TNG Letnan Kolonel CZI Widya Wijanarko.

Hadir dalam apel tersebut Staf Ahli Bupati Paser Muslih, Waka Polres Paser Kompol Teguh Nugroho , Danki Brimob Kompi 2 Batalion C Pelopor  Iptu Ali Mustajib dan para perwira polres Paser serta para kepala organisasi perangkat daerah.

Apel ini diikuti anggota Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra menyampaikan fokus  pengamanan  pada kegiatan  masyarakat selama lebaran seperti takbir keliling dan tempat ibadah.

"Operasi ini untuk mengantisipasi tingkat kerawanan yang terjadi selama lebaran,  dari mulai ancaman terorisme hingga kecelakaan lalu lintas," kata Roy.

Patroli gabungan Skala besar akan dilakukan TNI-POLRI dan instansi terkait  secara rutin dan terus menerus. 

Roy menghimbau jajarannya untuk mewaspadai aksi terorisme dan segala bentuk  gangguan kamtibmas.

Sementara Dandim 0904/TNG Letkol (Czi) Widya Wijanarko mengatakan apel  pasukan ini digelar untuk memastikan kesiapan anggota dan  perlengkapan pengamanan Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 M. 

"Dalam pengamanan ini obyek yang kita amankan adalah masyarakat, pelaksanaan takbir keliling pelaksanaan shalat Idul Adha penyembelihan hewan korban dan rumah-rumah yang di tinggalkan saat shalat dan pengamanan jalur kendaraan," kata Wijanarko. 

Selain ibadah solat ied, Polri dan TNI juga mengantisipasi kericuhan saat pembagian daging kurban.

Sejumlah masjid dan tempt-tempat pemotongan daging kurban menjadi fokus pengamanan utama. Tmpat-tempat objek wisata juga akan mendapatkan pengamanan. (Mc Kominfo Paser)

Pewarta: R. Wartono

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2019