Penajam (ANTARA Kaltim) - Sebanyak enam orang penderita kanker serviks ditemukan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, setelah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana setempat menggelar kegiatan pelayanan Keluarga Berencana dan pemeriksaan kanker serviks gratis.

"Kami temukan enam warga itu di Kelurahan Riko, Waru, Petung dan Desa Sidorejo," kata Kepala Seksi Jaminan dan Pelayanan Keluarga Berencana DPPPA-PPKB Kabupaten Penajam Paser Utara Tini ketika dihubungi di Penajam, Kamis.

Menurut ia, instansinya melakukan sosialisasi dan pelayanan KB sekaligus pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) gratis di daerah pelosok sebagai salah satu upaya pemerataan pelayanan KB.

Pemeriksaan IVA dilakukan untuk mendeteksi sejak dini penyakit kanker serviks, mengingat kanker serviks merupakan penyakit tertinggi kedua yang dialami kaum perempuan setelah kanker payudara.

"Selama kegiatan itu sudah terdapat enam warga terdeteksi positif menderita gejala kanker serviks. Mereka juga sudah direkomendasikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," jelasnya.

Selain pemeriksaan kanker serviks, lanjutnya, pelayanan KB gratis yang diberikan kepada masyarakat, terutama dari keluarga kurang mampu itu, meliputi pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang berupa implant dan IUD.

"Kami imbau semua pasangan suami istri usia produktif agar mengikuti KB, dengan mendaftar sebagai akseptor KB di tempat pelayanan KB terdekat. Ibu-ibu yang mau konseling mengenai masalah reproduksi juga akan dilayani," tambahnya.

Menurut Tini, peran serta masyarakat untuk menjadi peserta KB tergantung minat dan budaya, sehingga tanggapan masyarakat menyangkut program KB juga berbeda.

Namun demikian, DPPPA-PPKB Penajam Paser Utara terus mengajak kalangan ibu-ibu usia produktif untuk menjadi akseptor atau peserta KB yang menjadi program pemerintah tersebut.

"Kami bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Kaltim akan terus menyosialisasikan manfaat KB," tambahnya. (*)

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2017