Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur (Baznas Kaltim) membangun ketahanan pangan asal daging dengan membantu 100 ekor domba untuk kelompok tani ternak.

Sebanyak 100 domba yang disalurkan Baznas Kaltim tersebut merupakan bagian dari Program Zakat Community Development (ZCD) dengan total nilai Rp384,8 juta, kemudian didukung oleh Baznas Kabupaten Kutim berupa bantuan renovasi kandang beserta perlengkapannya dengan nilai Rp50 juta.

"Penyerahan bantuan oleh Baznas Kaltim dan Baznas Kutim ini dilaksanakan di bulan Rajab yang memiliki keutamaan tersendiri. Semoga hal ini menjadi nilai ibadah yang berlipat ganda," kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Rabu.

Di bulan yang penuh kebaikan ini, lanjutnya, Baznas pun memberikan yang terbaik sesuai syariat Islam, sedangkan masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat memanfaatkan bantuan sesuai aturan yang telah ditetapkan, sehingga ia berdoa semoga bantuan yang diberikan dapat terus berkembang.

Ia menyebut bahwa bantuan yang disalurkan oleh Baznas tidak bersifat konsumtif semata seperti pangan yang kerap diberikan, melainkan dalam bentuk modal usaha sehingga bisa menjadi pemantik semangat dan ikhtiar bersama menuju masyarakat Kutim yang mandiri dan berdaya saing melalui peternakan yang dikembangkan.

Bantuan tersebut telah diserahkan langsung kepada penerima, yakni Kelompok Ternak Domba Tunas Sejahtera di Desa Citra Manunggal Jaya, Kecamatan Kaliorang, pada Sabtu (3/1), sebagai upaya Baznas dan Pemkab Kutim dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kutim Masnif Sofwan mengatakan bahwa Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat memiliki amanah besar untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, khususnya kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sedangkan dari pihak Baznas kemudian menyalurkan titipan para muzaki (pemberi zakat) menyalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

"Untuk pendistribusian dan pendayagunaan untuk kelompok ternak ini merupakan langkah awal Baznas di tahun 2026, karena kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, khususnya untuk meringankan beban mustahik (penerima zakat) di Kecamatan Kaliorang," kata Masnif.

Selain sektor peternakan, Baznas Kaltim juga menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi melalui program Z-Motor UMKM Keliling, yakni sebanyak sembilan unit motor dengan total anggaran Rp211 juta.

Kemudian Baznas Kutim melengkapi program tersebut dengan bantuan rombong usaha sebanyak sembilan unit senilai Rp45 juta, sehingga jadilan gerobak motor agar para pelaku UMKM dapat menjangkau lokasi penjualan lebih luas.

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026