Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, mengajak swasta atau perusahaan menyalurkan zakat lewat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk membantu mengentaskan kemiskinan, karena Baznas memiliki banyak program pengentasan duafa.
Ajakan ini penting karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur yang dirilis awal Februari 2026, jumlah penduduk miskin di Kukar sebanyak 54,99 ribu jiwa per September 2025.
"Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar seyogyanya menyalurkan zakat melalui Program Kukar Berzakat yang dikelola Baznas, guna membantu menurunkan kemiskinan dan sebagai bagian dari penguatan kepedulian sosial," kata Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Senin.
Dari Baznas memiliki berbagai program pengentasan kaum duafa (warga miskin), yakni bantuan langsung, pemberian modal usaha bagi mustahik berupa melalui Program Zakat Community Development (ZCD), Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), dan lainnya.
"Program Kukar Berzakat merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi zakat di daerah, termasuk dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar," ujarnya.
Baca juga: Bayar zakat lebih awal agar duafa lekas terbantu
Ia pun terus mendorong seluruh badan usaha baik yang bergerak di sektor minyak dan gas, perkebunan, maupun pertambangan, menyalurkan zakat karyawan melalui Baznas Kukar guna memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dua hari sebelumnya, saat buka puasa bersama pimpinan perusahaan yang dirangkai dengan penyaluran zakat melalui program Kukar Berzakat, bupati juga mengatakan bahwa mekanisme penyaluran zakat dari perusahaan telah disepakati bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mustahik di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Metode dan mekanismenya sudah disepakati bersama, yakni zakat yang terhimpun dari badan usaha, nantinya akan disalurkan kembali ke ring satu perusahaan masing-masing. Jadi selain ada CSR perusahaan perusahaan, dari zakat juga akan kembali ke masyarakat di wilayah operasional perusahaan," katanya.
Dalam giat Kukar Berzakat tersebut, Pemkab Kukar juga menyalurkan santunan kepada sekitar 60 anak yatim piatu di wilayah Tenggarong dan sekitarnya, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, sekaligus untuk memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Baznas Kukar dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, Baznas Kukar dengan Dinas Sosial Kukar, DMI Kukar dengan PT Jasa Mulia Sejahtera, serta kerja sama antara Dinas Sosial dengan Bankaltimtara.
Kerja sama tersebut bertujuan mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah, sekaligus mendukung penyaluran dana santunan sosial melalui Program Etam Sejahtera bagi masyarakat kurang mampu.
Baca juga: Baznas Berau kumpulkan ZIS Rp2,2 miliar
Pewarta: M.GhofarEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026