Balikpapan (ANTARA Kaltim) -  Kepala Kepolisian Resor Balikpapan, AKBP Andi Azis Nizar membantah adanya anak salah satu bupati di wilayah Kalimantan Timur yang diamankan di salah satu tempat hiburan di Balikpapan, Minggu dini hari (10/8) terkait narkoba.

"Di Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diamankan tidak ada nama Ridawati dan itu yang diinginkankan," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Andi Nizar di Balikpapan, Selasa.

Andi Azis juga membantah adanya 11 orang yang diamankan, salah satunya adalah menggunakan nama orangtuanya yang merupakan salah pejabat kepala daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saya tidak hafal siapa mereka itu dan yang diamankan semua 11 orang dengan barang bukti tiga butir ekstasi," kata Andi Nizar.

Saat ini kesebelas orang yang diamankan tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka, karena masih dilakukan pemeriksaan laboratorium di Surabaya, katanya.

"Kita masih melakukan pemeriksaan tentang asal usul barang bukti tersebut dan menunggu waktu 3 X 24 jam dalam menetapkan sebagai tersangka," kata Andi Azis.(*)

Pewarta: Susylo Asmalyah

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2014