Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Partai Nasdem Provinsi Kalimantan Timur menyatakan telah menerima pengunduran diri pengurus yang telah hijrah dan memilih mendaftar sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD) RI untuk pemilu serentak tahun 2024.


Sekretaris DPW Partai Nasdem Kaltim Fatimah Asyari di Samarinda Minggu mengatakan surat pengunduran diri yang bersangkutan telah dilakukan pada Maret 2023.

"Bulan Maret kemarin pak Bambang Susilo telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai pengurus partai dan beliau juga telah menandatangani berita acara," kata Fatimah.

Untuk selanjutnya, kata Fatimah pihaknya telah meneruskan surat tersebut kepada DPP Nasdem, untuk menerbitkan SK pemberhentian sebagai pengurus partai secara resmi.

"Surat dari DPP masih dalam proses, dan kami masih menunggu balasan," kata Fatimah.

Kondisi berbeda dikatakan Fatimah terkait kader partai Nasdem Andi Sofyan Hasdam yang juga mendaftar sebagai calon anggota DPD RI.

"Untuk pak Sofyan Hasdam tidak terdaftar sebagai pengurus partai, sehingga beliau tidak melakukan pengunduran diri, karena yang menjadi syarat untuk DPD harus bebas dari pengurus partai bukan kader partai," jelasnya.

Diketahui Bambang Susilo sebelumnya menjabat sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem di Kaltim, dan sempat menjadi calon anggota DPR RI Dapil Kaltim pada pemilu legislatif 2019, namun gagal melenggang menuju Senayan.

Saat ini Bambang Susilo telah dinyatakan memenuhi syarat dukungan suara dengan sebaran wilayah sebagai bakal calon DPD RI menuju Pemilu serentak tahun 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltim.

Bambang Susilo memilih berkiprah kembali di DPD RI, karena sebelumnya pernah menduduki kursi tersebut selama dua periode yakni pada periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

Namun sebelum masa jabatan di periode kedua berakhir, yakni pada tahun 2015 Bambang Susilo memilih mundur sebagai anggota DPD RI karena maju sebagai calon Bupati Paser pada Pilkada tahun 2015.

Pewarta: Arumanto

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023