Pemilik modal mulai berdatangan ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk berinvestasi atau menanamkan modalnya seiring ditetapkannya Kecamatan Sepaku di daerah itu sebagai lokasi Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin di Penajam, Rabu, mengatakan, pemindahan IKN ke Kecamatan Sepaku memberikan dampak positif bagi daerah ini.

"Berbagai potensi di Kabupaten Penajam Paser Utara mulai dilirik para investor yang berasal dari dalam dan luar daerah," ujarnya.

"Sejumlah pengusaha telah menyampaikan keinginannya untuk berinvestasi di Kabupaten Penajam Paser Utara," tambahnya.

Pemilik modal yang telah menyampaikan bakal menanamkan modalnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, mayoritas bergerak di sektor industri dan jasa kepelabuhanan.

Selain itu ada investor yang juga tertarik untuk berinvestasi di bidang jasa perhotelan jelas Alimuddin, bahkan telah melakukan pembebasan lahan untuk lokasi hotel.

"Ada lima investor baru masuk yang investasinya di sektor pelabuhan, kalau investor perhotelan ada satu yang telah sampaikan minatnya," ucapnya.

Investasi bidang industri dan jasa kepelabuhanan diprediksi akan terus bertambah kata dia, serta ada juga potensi investasi di sektor jasa lainnya.

Investasi di sektor yang berhubungan dengan kepelabuhanan menurut dia, mendominasi yakni jasa dan industri pelabuhan.

Lokasi yang menjadi titik pengajuan investasi kepelabuhanan tersebut tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penetapan wilayah Sepaku menjadi lokasi IKN yang baru mempengaruhi investasi, pengusaha yang berinvestasi di daerah berjuluk "Benuo Taka" tersebut berasal dari dalam maupun luar daerah.(Adv)

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2022