Kepala PT CNM Cabang Kabupaten Nunukan, Haji Andi Sose, di Nunukan, Senin menyatakan, kapal penumpang yang dikelolanya setiap tahun, dua minggu sebelum hari raya Idul Fitri selalu menyiapkan 5.000 tiket sekali pelayaran.
Walaupun dalam seminggu itu, masih banyak yang tertinggal akibat penumpang yang semakin berkurang tetap menyediakan lebih dari jumlah penumpang yang diperkirakan .
KM Thalia adalah salah satu kapal swasta jenis roro yang melayari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan-Pelabuhan Nusantara Parepare sekali seminggu dan sebaliknya.
Kapal pelayaran yang dikelolanya, lanjut Andi Sose, melayani penumpang dari kalangan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia baik yang pulang kampung dan sebaliknya.
"Sekarang penumpang makin kurang, tapi setiap akan Lebaran saya siapkan lima ribu tiket mengantisipasi membludaknya TKI yang pulang kampung," ujarnya.
Berkurangnya penumpang kapal swasta KM Thalia, menurut Andi Sose disebabkan kapal-kapal Pelni yang juga melayari rute KM Thalia dari Nunukan ke Parepare.
"Biasanya tidak habis itu tiket setiap minggu. Karena penumpang paling banyak 2.000 orang. Beda dengan tahun sebelum kapal Pelni masuk di Nunukan," katanya. .
Walaupun diperkirakan masih kurang penumpang dari TKI yang akan pulang kampung, Andi Sose mengatakan kemungkinan banyak penumpang dari warga Kabupaten Nunukan yang akan bersilaturahim dengan sanak saudara di Sulawesi Selatan atau Sulawesi Barat.
Pewarta: Muhammad Rusman: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.