"Tingginya pendaftar calon haji di Kaltim menandakan tingkat perekonomian di provinsi ini cukup tinggi, padahal jumlah ini belum termasuk tiap saat adanya warga Kaltim yang juga berangkat umroh," ucap Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim, HM Kusasi di Samarinda, Rabu.
Dilanjutkan, pada 2012 pihaknya hanya memberangkatkan 7 kelompok terbang (kloter) dari biasanya yang sebanyak 8 kloter.
Pengurangan kloter tersebut bukan lantaran kurangnya kuota untuk Kaltim, namun karena setiap kloternya terjadi penambahan jumlah calon jemaah, yakni dari sebelumnya hanya sebanyak 325 orang menjadi 375 orang setiap kloter.
Jadwal keberangkatan calon jemaah haji kloter pertama diperkirakan 20 September masuk ke Asrama Haji Batakan, Balikpapan, kemudian pada 21 September berangkat dengan pesawat menuju Mekah.
Namun untuk pembagian kloter belum dapat dilakukan sekarang karena harus menunggu turunnya keputusan dari pemerintah pusat, termasuk harus ada pelunasan biaya haji lebih dahulu.
Untuk Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2012 mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni sebesar 84 persen dari BPIH 2011.
Kepastian kenaikan tersebut menyusul telah digelarnya rapat terakhir penetapan BPIH 2012. Rapat tersebut dilakukan Pemerintah dan DPR RI pada 20 Juli 2012. Rapat digelar sebagai tindak lanjut dari sejumlah rapat sebelumnya.
Penetapan kenaikan BPIH 2012 ini terpaksa dilakukan karena tingginya biaya penerbangan. Di samping juga naiknya harga sewa kamar Hotel di Mekah dan Madinah.
Dia juga mengatakan bahwa kuota haji Kaltim 2012 sebanyak 2.819 atau masih sama dengan tahun sebelumnya.
Jika masih ada tambahan kuota dari pusat, maka akan dibagi dengan rata. Saat ini Kemenag masih meminta tambahan lagi kepada Arab Saudi agar ada penambahan sebanyak 30.000.
Dia berharap permintaan ini dikabulkan oleh Pemerintah Arab, sehingga tambahan jatah yang sebanyak 30.000 orang ini akan dibagi ke seluruh Indonesia.
Jika Kaltim mendapat tambahan dari kuota tersebut, maka akan diprioritaskan bagi pendaftar yang berusia lanjut atau usia 60 tahun ke atas. Saat ini pendaftar calon jemaah haji yang berusia lanjut diperkirakan kuota habis sekitar 4 tahun ke depan.(*)
Pewarta: M.GhofarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.