Tampil dengan skuad pemain lokal dan hanya menyisakan Christian Gonzales, Persisam tetap menjadi lawan tangguh PSMS Medan yang membutuhkan tambahan poin untuk ke luar dari zona degradasi.
Fajar Legian membuka gol tuan rumah Persisam pada menit 28 dengan memanfaatkan bola muntahan dari tendangan bebas Eka Rhamdani.
Tujuh menit kemudian Christian Gonzales memperbesar skor melalui sundulan kepala, memanfaatkan umpan Arifki Eka Putra. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Unggul dua gol membuat pelatih Misha Radovic mencoba strategi baru dengan memaksimalkan pemain muda. Misha menarik Christian Gonzales dan menggantinya dengan Yongki Aribowo, sedangkan Arifky Eka Putra digantikan pemain muda Bayu Gatra.
Masuknya pemain muda tersebut semakin mempertajam alur serangan tuan rumah, meski sayangnya PSMS Medan berhasil mencuri gol melalui serangan balik oleh Osha Saha pada menit 48.
Kecolongan gol tak membuat semangat pemain Persisam mengendur, akan tetapi justru Eka Rhamdani dan kawan-kawan yang unggul dalam penguasaan bola meningkatkan alur serangan.
Upaya pemain Persisam membuahkan hasil pada menit 60 melalui kaki Eka Rhamdani yang memanfaatkan umpan Yongki Ariwibowo.
Yongki yang berkali-kali mendapatkan peluang emas akhirnya berhasil menambah gol pada menit 79 dengan memanfaatkan bola muntahan tendangan bebas Akbar Rasyid.
Meski ketinggalan tiga gol, para pemain PSMS masih berupaya untuk memperkecil kekalahan melalui serangan balik. Pada menit 89, Nicko Maloy berhasil mencetak gol kedua PSMS. Gol tersebut menjadi penutup pertandingan dengan kedudukan 4-2 untuk Persisam.
Asisten pelatih PSMS Medan Sugiar mengakui, Persisam tampil luar biasa pada pertandingan tersebut, sedangkan para pemainnya kelihatan kesulitan meredam gelombang serangan para pemain Persisam.
"Anak-anak tampil kurang lepas, ya mungkin salah satunya kekecewaan mereka dengan janji pengurus yang mau datang, dan ternyata batal," kata Sugiar.
Manajer Persisam Agus Coeng Setiawan mengatakan, para pemainnya tampil luar biasa.
Dia mengaku puas dengan penampilan skuad Persisam.
"Strategi untuk memainkan pemain muda tanpa pemain asing merupakan keinginan Presiden Direktur Persisam, dan ternyata anak-anak mampu untuk memerankan tangung jawabnya, saya salut dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pemain," kata Agus Coeng. (*)
Pewarta: ArumantoEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026