Kesembilan dokter tersebut, Jumat, bertemu Bupati Berau Makmur HAPK di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, untuk memohon restu mengikuti seleksi.
Didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Berau, dr. Mathius Popang, para dokter muda itu meminta rekomendasi dari kepala daerah.
Selain diterima Bupati, dokter-dokter itu juga diterima Wakil Bupati Ahmad Rifai, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Abdurahman dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Berau.
Makmur mendukung seleksi yang diikuti para dokter, untuk meningkatkan kompetensinya memberikan pelayanan. Namun, ia juga mengingatkan akan tugas para dokter yang berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya mendukung, karena ini memang bagian dari peningkatan kompetensi dokter," katanya.
Setelah seleksi mengikuti seleksi PPDS, Makmur meminta para dokter yang diembankan tugas di Puskesmas itu untuk kembali bertugas di wilayahnya.
Kalau pun di antara para dokter tersebut ada yang lulus seleksi dan diharusnya mengikuti pendidikan, Makmur mengizinkan dan meminta instansi teknis segera mencarikan dokter pengganti agar tidak ada kekosongan di puskesmas yang berada di setiap kecamatan.
"Saya minta tidak ada kekosongan dokter di setiap puskesmas yang ada sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap ada," tegasnya.
Ditemui usai mendampingi dokter yang rata-rata masih berstatus pegawai tidak tetap (PTT) itu, Sekretaris Diskes, dr Mathius Popang, mengungkapkan kalau 9 dokter itu berasal dari Kecamatan Kelay, Biduk-Biduk, Talisayan, Maratua, Derawan dan Tabalar.
Pos yang akan ditinggalkan para dokter itu, dikatakan Mathius, sudah diantisipasi dengan menempat dokter baru yang juga berasal dari dokter Kementerian Kesehatan.
"Memang dokter-dokter yang direkrut dari Kementerian Kesehatan untuk daerah terpencil dan sangat terpencil. Kita sudah antisipasi pengganti dokter yang nanti lulus seleksi PPDS ini," ucapnya.
Dalam setahun, pembagian jatah dokter yang bertugas di daerah, ada tiga kali yaitu pada bulan Maret, Juni dan September. Untuk Maret lalu Berau tidak kebagian dokter PTT dari Kemenkes.
Sementara pada Juni 2012 ini ada 2 dokter yang akan ditempat di wilayah pedalaman.
Salah satu adalah di Puskesmas Kecamatan Kelay. Dengan terisinya dokter di Puskesmas Kelay, Mathius memastikan tidak ada Puskesmas yang belum ada dokter umumnya.
"Semua puskesmas sudah tersedia dokter umum dan ini akan kita pertahankan untuk pelayanan kesehatan," katanya. (*)
Pewarta: Helda MildianaEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.