"Jika pada 2012 bantuan dari APBN sudah masuk, maka pengerjaannya cepat diselesaikan, sehingga proyek ini menjadi proyek kolaborasi pemerintah pusat, daerah, swasta dan BUMN," ucap Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak di Samarinda.
Menurut Gubernur beberapa waktu lalu, pembangunan BSB yang berada di Keluarahan Sungai Siring, Samarinda, itu menjadi bagian dari proyek prioritas dalam pembangunan infrastruktur Kaltim bersama Bandara lainnya.
Apalagi daerah itu telah memiliki 16 Bandara lain yang sangat strategis untuk mendukung pengembangan wilayah, termasuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Di antaranya perluasan kapasitas Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan khusus untuk landasan pacu yang saat ini 2.500 meter akan diperpanjang menjadi 3.250 meter.
Selain itu, BSB dibangunkan terminal penumpang seluas 1.110 meter persegi yang mampu melayani 10 juta penumpang per tahun 2016 dengan didukung 11 garbarata.
Nantinya, BSB akan dibangun dengan panjang landasan pacu 2.500 meter, namun untuk tahap awal akan dibangunkan 1.600 meter. Selanjutnya dikembangkan serta ditingkatkan hingga menjadi 2.500 meter.
"Target awal selesai landasan 1.600 meter, kemudian Bandara Temindung harus pindah ke BSB. Selanjutnya terus akan dilakukan pengembangan Bandara sehingga ideal untuk menjadi Bandara di ibukota provinsi," ujarnya.
BSB nanti diharapkan minimal mampu menjadi sentral penerbangan bagi Bandara lain di Kaltim, yakni yang berada di kabupaten dan kota, baik angkutan penumpang maupun barang (cargo).
Dia juga mengatakan, saat ini terdapat tiga Bandara perintis di daerah pedalaman dan perbatasan Kaltim yang akan diperluas, yakni Bandara Datah Dawai di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) serta Bandara Long Ampung di Malinau, dan Bandara Long Bawan di Nunukan.
Perluasannya berupa perpanjangan landasan pacu dari 1.200 meter menjadi 1.400 meter, sedangkan 1.400 diperpanjang menjadi 1.600 meter. Selain itu, Bandara Juwata Tarakan, Pemprov Kaltim menganggarkan untuk perluasan apron (tempat parkir pesawat).
Bandara Kalimarau di Kabupaten Berau dengan landasan pacu dari 1.850 meter menjadi 2.250 meter, terlebih lagi akan menambah lebar landasan pacu dari 30 meter menjadi 45 meter, sehingga Bandara ini mampu didarati pesawat jenis Boeing 737-200/300, bahkan jenis Airbus.
***5***
(T.KR-GFR/C/A041/A041) 16-12-2011 20:49:55
Pewarta: M Ghofar: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.