Sangata (ANTARA News Kaltim) - Bupati Kutai Timur mengaku prihatin dengan tingkat kelulusan ujian nasional (UN) 2010 pada sejumlah SMU/SMK di Kutai Timur, Kaltim sehingga menginstruksikan upaya peningkatan kualitas pendidikan.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap berbagai kelemahan sehingga tingkat kelulusan rendah namun akan memberikan penghargaan kepada sekolah yang berhasil," kata Bupati Isran Noor di Sangata, Rabu.
   
Tingkat kelulusan UN di Kutai Timur 2010 sebenarnya tidak terlalu parah seperti daerah lain karena ada yang mencapai 70 persen namun ia menginstruksikan agar hal itu mendapat perhatian dan penanganan serius semua pihak terlibat.
   
Tingkat kelulusan Kutim 2010, yakni dari 1.975 siswa, maka 1.088 pelajar lulus atau mencapai 55,08 persen  sementara tidak berhasil 887 siswa atau 44,91 persen. 
  
"Padahal pada 2009, tingkat kelulusan SMU/SMK melampaui 95 persen. Jadi saya harapkan semua sekolah segera melakukan persiapan untuk membimbing siswanya yang bakal mengikuti ujian ulangan, dengan fokus materinya tentu akan meningkatkan angka kelulusan mudah-mudahan bisa mencapai seratus persen," ujar Isran Noor.
   
Peserta UN Kutim total 2.005 pelajar dari SMA IPA 345 orang yang lulus 247 (72,01 persen) kemudian SMA IPS sebanyak 830 orang dengan kelulusan 367 orang (45,19 persen), MA hanya tercatat 30 orang yang lulus 18 orang (16 persen) dan SMK 800 yang lulus 456  (57,72 persen).
   
Hal menggembirakan bahwa berdasarkan data Disdik Kutim menyebutkan bahwa 2010 terdapat tiga sekolah SMA dengan jurusan IPS  yang siswanya lulus 100 persen.
   
Selain itu, ada sembilan sekolah SMA dengan jurusan IPA terdapat empat sekolah yang siswanya lulus semua, sementera  dari 12 SMK yang ikut UN tercatat satu SMK lulus semua. 
 
Sementara, SMA 1 Sangatta Utara yang kini dipimpin Idham Chalid merupakan satu-satunya SMA yang siswanya lulus 100 persen.  

"Sudah dua tahun SMA Negeri I Sangatta Utara menoreh prestasi gemilang dengan tingkat kelulusan seratus persen," ujar Kabid Pendidikan Menegah Disdik Kutim, Wagiman.
 
Sejumlah siswa SMA I Sangatta Utara mengaku gembira bisa lulus 100 persen meskipun mengaku bahwa UN tahun 2010 cukup berat. 
 
"Padahal menjelang UN lebih banyak mengikuti bimbingan belajar yang dilakukan sekolah. Memang capek tapi hasilnya kami rasakan sekarang," kata  Rizky Aulia HS yang ternyata telah diterima Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Beberapa teman-teman Rizky mengaku kebahagian menjadi lengkap karena ada yang sudah diterima di beberapa perguruan tinggi ternama di Pulau Jawa di antaranya Universitas Brawijaya, UGM dan ITB.


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026