Ketua Pengprov WI Kaltim Saefuddin Zuhry yang dihubungi dari Samarinda, Kaltim, Selasa, mengatakan seleksi tersebut rencananya dilaksanakan di Samarinda dan bertempat di GOR Segiri pada 12-13 Desember 2015.
"Ini agenda kejuaraan kita terakhir di tahun ini sebelumnya kita melalui kejurnas pra-PON dan meloloskan beberapa atlet ke PON 2016," katanya.
Ia menjelaskan, kejurnas junior awalnya bakal dilaksanakan di Kaltim. Namun dengan alasan perlengkapan pertandingan yang kurang standar, PB WI akhirnya memutuskan memindahkan lokasi pertandingan dan menunjuk Jakarta sebagai tuan rumah.
"Kaltim sempat mau jadi tuan rumah kejurnas tahun ini tapi karena dari PB tidak memutuskan belum layak karena peralatannya, jadi ditunda sampai tahun depan," jelasnya.
Menurut anggota DPRD Kaltim ini, selekda akan mempertandingkan enam nomor sanda (atau tarung) dan 2 nomor taulu yakni tombak dan pedang.
"Untuk nomor sanda kita akan mengambil para juara baik putra mupun putri, sedangkan taulu yang kita pertandingan hanya nomor pedang dan tombak," imbuhnya.
Ia mengatakan tidak dipertandingkannya semua nomor taulu karena memang Kaltim minim potensi atlet taulu, apalagi untuk kategori junior.
"Ini menjadi pekerjaan rumah kita selanjutnya, khususnya dalam hal pembinaaan atlet baru untuk nomor seni," jelasnya.
Karena sulitnya mencari tenaga pelatih untuk nomor taulu, menurut Zuhry, solusinya adalah mengirim atlet mengikuti latihan di Jawa. (*)
Pewarta: ArumantoEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.