Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) optimistis keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Timur, membuka peluang investasi baru di kabupaten itu.

"Pembangunan infrastruktur dan konektivitas terus berkembang di sekitar IKN," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten PPU Amrullah ketika ditanya mengenai investasi dengan adanya IKN di Penajam, Jumat.

Seiring dengan pengembangan IKN itu, lanjut dia, akan semakin membuka peluang investasi baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai kabupaten terdekat dan daerah asal ibu kota baru Indonesia.

"Potensi peluang investasi cukup besar, salah satunya di kawasan industri karena konektivitas menuju IKN terus terbangun,”.tambahnya.

Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi salah satu pintu gerbang menuju ibu kota baru Indonesia, menjadi keuntungan untuk menarik investor, terutama sektor industri dan pengembangan kawasan ekonomi.

Pemerintah kabupaten juga memberikan kepastian kepada investor, jelas dia, dengan kesiapan data, lahan, maupun kelayakan proyek, sehingga investasi di kabupaten itu telah terpetakan dan siap tawar.

Terdata target investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2024 Rp2,5 triliun, dan tercatat realisasi tercapai Rp3,7 triliun atau 145 persen, kemudian pada 2025 realisasi hanya tercapai Rp1,7 triliun atau 33 persen dari target Rp4,7 triliun.

Target investasi 2026 sejalan dengan target pada 2025, yakni Rp4,7 triliun, kata dia, setelah pada periode sebelumnya realisasi investasi sempat mengalami peningkatan signifikan dan melampaui target.

Kendati realisasi investasi pada 2025 tidak mencapai target investasi, tetapi ke depan peluang investasi cukup besar dengan percepatan pembangunan IKN, dan kabupaten setempat bukan hanya sebagai daerah penyangga melainkan bagian dari kawasan strategis pengembangan investasi, demikian Amrullah.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026