Kami minta pemerintah desa memetakan dan menyiapkan potensi wilayah masing-masing
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) Mudyat Noor meminta pemerintah desa di wilayah setempat menyiapkan potensi lokal di wilayah masing-masing untuk menunjang kebutuhan pasar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kami minta pemerintah desa memetakan dan menyiapkan potensi wilayah masing-masing," ujar Mudyat Noor di Penajam Paser Utara (PPU), Jumat.
Ia mengemukakan penggunaan Dana Desa diarahkan lebih kuat untuk menggerakkan ekonomi warga guna menyiapkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar di kawasan IKN yang terus berkembang.
Peluang ekonomi di sekitar IKN bakal semakin besar dan peluang tersebut hanya bisa dimanfaatkan apabila desa mampu membangun kemandirian ekonomi.
Penguatan ekonomi desa tidak hanya berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga di tingkat lokal.
Pengembangan sektor pertanian dan perikanan, usaha desa melalui badan usaha milik desa (BUMDes) juga penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dana Desa harus dimanfaatkan untuk mendukung sektor produktif, seperti pertanian, perikanan hingga penguatan BUMDes. "Infrastruktur penting, tetapi ekonomi masyarakat juga harus kuat," ujarnya.
Pemerintah desa juga harus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur masyarakat dilibatkan aktif dalam pembangunan desa.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyalurkan Dana Desa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 kabupaten kurang lebih Rp110 miliar kepada 30 desa di wilayah setempat.
Sementara Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 disalurkan kepada 30 desa di wilayah itu sekitar Rp9 miliar.
"Pemerintah desa jangan hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperkuat sektor ekonomi masyarakat," katanya.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026