WTP kapasitas 10 liter per detik yang baru saja selesai dibangun mampu mengakomodasi 1.000 sambungan air bersih rumah tangga

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) menguatkan layanan air bersih dengan menambah instalasi pengolahan air water treatment plant (WTP) berkapasitas 10 liter per detik untuk mengakomodasi 1.000 sambungan air bersih di wilayah kabupaten setempat.

"WTP kapasitas 10 liter per detik yang baru saja selesai dibangun mampu mengakomodasi 1.000 sambungan air bersih rumah tangga," ujar Direktur Perusahaan Air Minum Danum Taka Kabupaten PPU Abdul Rasyid di Penajam, Jumat.

Instalasi pengolahan air tersebut berada di Kecamatan Waru, sehingga di wilayah itu memiliki dua WTP, masing-masing dengan kapasitas 10 liter per detik dan dapat menambah cakupan layanan air bersih bagi warga setempat.

Pengoperasian instalasi pengolahan air yang baru di Kecamatan Waru, termasuk Desa Api-Api melayani sebagian warga di wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam.

"Di Desa Api-Api belum ada jaringan pipa distribusi, jadi harus ada pipanisasi jaringan distribusi air bersih dahulu," tambahnya.

Oleh karena itu, Perumda Air Minum Danum Taka mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk membangun jaringan pipa distribusi air bersih di wilayah Desa Api-Api, Kecamatan Waru.

Pembangunan jaringan pipa distribusi air bersih di wilayah Desa Api-Api diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun ini, sehingga masyarakat di wilayah itu dapat segera mendapat layanan air bersih.

"Pemasangan meteran air sambungan rumah warga bisa segera dilakukan apabila sudah ada pipa jaringan pipa distribusi," ujarnya.

Instalasi pengolahan air kapasitas 10 liter per detik di Kecamatan Waru, yang sumber airnya menggunakan sumber air baku Embung Waru tersebut mulai dioperasikan pada tahun ini.

Pada 2025, cakupan layanan air bersih bertambah menjadi 41 persen, sebelumnya 34 persen, dan apabila setiap tahun mampu menambah sekitar 10-15 persen, sambungan air bersih rumah tangga, penyediaan air bersih diharapkan dapat segera tuntas.

Hingga saat ini, dari 54 kelurahan dan desa di Penajam, baru terlayani 26 kelurahan dan desa, sehingga masih ada 32 desa dan kelurahan yang belum mendapatkan pelayanan air bersih.

 



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026