Penajam Paser Utara (ANTARA) - Dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN).

"IPAL teknologi lengkap sesuai standar BGN didatangkan dari Jakarta," ujar Wakil Kepala Polres (Wakapolres) PPU Komisaris Polisi (Kompol) Awan Kurnianto, Minggu, ketika ditanya menyangkut pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

IPAL tersebut dilengkapi mesin aerator penghasil gelembung udara, lanjut dia, serta penggunaan zat khusus untuk mengurai limbah agar air yang dibuang benar-benar bersih

Sebagai indikator kualitas dilakukan uji coba dengan menempatkan ikan pada bak penampungan akhir. Apabila ikan mampu bertahan hidup, kata dia, menandakan air hasil olahan sudah aman bagi ekosistem.

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kaltim telah mengambil sampel air untuk diuji, kata dia, hasil evaluasi juga terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sebelumnya SPPG Polres Penajam Paser Utara telah beroperasi, tetapi dihentikan sementara akibat IPAL yang belum memenuhi standar karena aturan dapur MBG semakin diperketat, sehingga wajib menyesuaikan standar yang lebih detail.

Setelah hasil uji coba Labkesda Kaltim keluar dilaporkan kepada BGN untuk mendapatkan supervisi sebelum operasional kembali dijalankan.

SPPG Polres Penajam Paser Utara, kata  Awan Kurnianto, berupaya air limbah pengelolaan di dapur MBG benar-benar bersih tanpa mencemari lingkungan.

Tercatat SPPG Polres Penajam Paser Utara melayani sedikitnya 1.189 peserta didik penerima manfaat di Sekolah Dasar (SD) Negeri 008, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 21 dan Sekolah Menengah Pertama (SMA) Negeri 8 di Kecamatan Penajam.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026