Bontang (ANTARA Kaltim) - Wali Kota Bontang Adi Darma membuka Rembuk Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Jalan Awang Long, Bontang, Senin.

Dalam sambutannya, wali kota mengatakan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara, KTNA ikut bertanggung jawab dalam upaya menghapuskan keterbelakangan, kemiskinan dan ketidakadilan terhadap kaum tani, serta penduduk perdesaan.

Upaya itu bisa dilakukan dengan menciptakan kegiatan-kegiatan konkrit yang dilaksanakan secara terencana, bertahap dan berkesinambungan.

"Saya harap melalui rembuk ini bisa bersama-sama membuat program kerja yang menjadi keinginan anggota, baik petani, nelayan maupun peternak, dengan tujuan bisa menyejahterakan kehidupan semua pihak. Melalui rembuk ini juga diharapkan semua program bisa cepat terealisasi setelah lebaran nanti," ujarnya.

Wali kota mengimbau kepada anggota dan pengurus KTNA supaya usulan-usulan yang terkumpul bisa disinergikan dengan SKPD yang ada di pemkot, mengingat keberhasilan pembangunan pertanian, perikanan dan peternakan sangat ditentukan oleh dukungan nyata dari semua pemangku kepentingan.

"Buka peluang sebanyak-banyaknya demi mensejahterakan masyarakat," tambah Adi Darma.

Adapun ketua KTNA Kota Bontang periode 2015-2020 yang terpilih, wali kota berpesan dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Menurut ia, kegiatan ini merupakan momentum bagi KTNA dan pemerintah untuk mengevaluasi kegiatan dan prestasi yang diraih, guna memperbaiki kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

Ketua Panitia Rembuk KTNA Wiwin Darlin menjelaskan kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang peserta, terdiri dari petani, nelayan dan peternak dari berbagai wilayah di Bontang.

"Selain mengumpulkan aspirasi dari anggota dan pengurus, forum ini juga digunakan untuk memilih ketua dan pengurus KTNA yang baru untuk periode 2015-2020," katanya. (Adv/Hms/*)



Pewarta: Irwan
Editor : Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026