Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota Balikpapan bekerja sama dengan Komando Daerah Militer (Kodam) VI Mulawarman menggelar Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara 2025 untuk memperkuat daya tangkal masyarakat terhadap berbagai ancaman perpecahan bangsa. Pelatihan di fasilitas Depo Pendidikan Kejuruan Resimen Induk Kodam (Dodikjur Rindam VI Mlw).
Pelatihan ini diikuti 34 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Balikpapan. “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju Bela Negara, Hak dan Kewajibanku,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, Sabtu.
Ia menegaskan bahwa bela negara bukan semata kegiatan fisik, melainkan komitmen setiap warga untuk menjaga keutuhan NKRI melalui berbagai cara. Ia menyebutkan bahwa tantangan saat ini semakin kompleks, mulai dari disinformasi, radikalisme, hingga potensi perpecahan sosial.
“Bela negara bisa diwujudkan melalui banyak cara, antara lain menjaga persatuan, mematuhi hukum, berperan aktif dalam pembangunan, serta melawan segala bentuk intoleransi yang mengancam persatuan bangsa,” katanya.
Sutadi mengatakan pelatihan berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 14 hingga 20 November 2025. Materi yang disiapkan mencakup wawasan kebangsaan, pemahaman nilai Pancasila, penguatan karakter, serta kemampuan dasar yang mendukung ketahanan nasional. Para peserta diharapkan menjadi teladan di lingkungan masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan pelatihan ini, daya tangkal terhadap berbagai ancaman dapat ditingkatkan secara kolektif dan berkelanjutan.
“Dari Balikpapan untuk Indonesia Tangguh. Cinta Tanah Air dan Setia pada Pancasila,” tegas Sutadi.
Ia juga berharap pelatihan yang diikuti berbagai organisasi kemasyarakatan di Kota Balikpapan tersebut berjalan lancar dan dapat membangkitkan semangat kebangsaan sesuai dengan tema Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju Bela Negara, Hak dan Kewajibanku. (Adv).
