Samarinda (ANTARA Kaltim) - Anggota DPRD Kalimantan Timur Masykur Sarmian mengingatkan kepada Dinas Pendidikan Kalimantan Timur maupun pihak terkait yang turut andil dalam kesuksesan ujian nasional agar terus memantau dan memastikan segala pelaksanaannya mulai 13 hingga 15 April 2015 berjalan baik.

"Pelaksanaan Ujian Nasional SMA 13-15 April dan ujian SMP tanggal 4-7 Mei diharapkan dapat terlaksana dengan baik, pihak terkait harus terus memantau jalannya ujian agar tidak ada masalah di lapangan," kata Masykur Sarmian di Samarinda, Senin.

Ia mengaku bersyukur saat ini telah ada aturan bahwa hasil ujian nasional bukan lagi penentu utama kelulusan siswa.

Menurut Masykur, saat ini pola hasil Ujian Nasional tahun 2015 hanya digunakan sebagai pertimbangan untuk pemetaan mutu program dan satuan pendidikan dasar serta seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.

"Sasaran dari pembinaan kepada satuan pendidikan digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di setiap jenjangnya," ujar Masykur.

Sedangkan kelulusan siswa ditentukan sepenuhnya oleh pihak sekolah dengan mempertimbangkan hasil semua mata pelajaran dan aspek perilaku siswa.

"Saya rasa cara ini baik, dengan begitu walaupun hasil ujian nasional rendah siswa tetap dapat lulus karena ada nilai-nilai lain yang dipertimbangkan," ujarnya.

Ketua Fraksi PKS ini juga mengingatkan agar jangan sampai terjadi persoalan walaupun saat ini metode pelaksanaan UN berbasis Komputer.

Oleh sebab itu, Ia kembali mengingatkan, Ketersediaan listrik harus normal, jangan sampai padam pada pelaksanaan.

"Ada 19 sekolah di Kaltim yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer, yaitu enam sekolah di Samarinda, delapan di Balikpapan dan empat di Bontang serta satu di Kutai Kartanegara. PLN harus turut mendukung agar jangan sampai terjadi pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian," tegas Masykur. (*)

Pewarta: Arumanto
Editor : Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026