Kepala DKPP Kota Bontang Sofiansyah ketika dihubungi di Bontang, Kamis, mengatakan untuk pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) tersebut, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp700 juta.
"Sebanyak 45 titik PJU dipasang di Jalan KS Tubun dan 32 titik PJU lainnya di Jalan Pattimura," katanya.
Menurut ia, penggunaan teknologi solar cell itu bertujuan menghemat beban pembayaran listrik kepada PLN dan biaya pemeliharan lampu.
Setiap tahun, DKPP Bontang mengeluarkan anggaran sekitar Rp160 juta untuk biaya operasional 1.157 titik PJU, meliputi beban listrik, pemeliharaan, pergantian lampu, dan kabel.
"Belum semua PJU memakai solar cell, baru sebagian saja yang menggunakan tenaga surya, seperti Jalan Pupuk Raya, kawasan Bontang Lestari dan sejumlah titik jalan. Sisanya masih mengandalkan pasokan listrik dari PLN," ujar Sofiansyah.
Selain Jalan KS Tubun dan Pattimura, tambah Sofiansyah, masih ada beberapa titik jalan yang memerlukan lampu penerangan dan secara bertahap akan dipasang dengan memakai solar cell.
"Anggaran untuk PJU terbatas, sehingga kami akan lakukan pendataan dulu, kawasan mana yang mendesak dipasang PJU untuk segera direalisasikan pengadaan barangnya," jelasnya.(*)
Pewarta: IrwanEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.