Rumah sakit ini memiliki kapasitas hingga 150 tempat tidur dan dibangun dengan skema kontrak tahun jamak selama tiga tahun dengan total anggaran Rp273 miliar

Balikpapan (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan Alwiati menegaskan pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur (RS Baltim) rencananya lima lantai dengan fasilitas lengkap rumah sakit tipe C.

“Rumah sakit ini memiliki kapasitas hingga 150 tempat tidur dan dibangun dengan skema kontrak tahun jamak selama tiga tahun dengan total anggaran Rp273 miliar,” kata Alwiati, di Balikpapan, Jumat (15/8).

Ia menjelaskan, pembangunan fisik akan dimulai pada awal 2026 dengan alokasi dana tahap pertama sekitar Rp50 miliar. Tahun pertama fokus pada pekerjaan land clearing, penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3), serta pembangunan struktur utama.

Kemudian tahap kedua pada 2027 untuk melengkapi seluruh fasilitas layanan medis dan penunjang, sementara tahap ketiga pada 2028 difokuskan pada pekerjaan finishing agar RS Baltim siap beroperasi maksimal.

“Yang terpenting adalah memastikan semua sarana dan prasarana yang menjadi satu kesatuan konstruksi dikerjakan terlebih dahulu sehingga pelayanan bisa langsung berjalan maksimal,” katanya.

Ia mengemukakan, gedung RS Baltim dirancang menampung instalasi gawat darurat, rawat jalan, laboratorium, instalasi farmasi, ruang operasi, hingga fasilitas penunjang seperti dapur gizi dan ruang sterilisasi.

Sebelumnya, pembangunan RS Baltim telah dibahas dan disepakati bersama Pemerintah Kota dan DPRD Balikpapan dalam rapat paripurna, Rabu (13/8), yang menjadi bagian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan 2025.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud  pada tahun sebelumnya mengatakan pemerintah kota masih memprioritaskan pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat sehingga pelaksanaan RS Baltim tertunda. Tahun ini, prosesnya memasuki tahap lelang.

Rahmad menambahkan, pembangunan dilakukan bertahap mengingat keterbatasan anggaran, dan meminta dukungan penuh masyarakat serta DPRD dalam penganggaran maupun pengawasan agar proyek dapat berjalan tanpa hambatan.

Persiapan pembangunan RS Baltim sejatinya telah dimulai sejak 2024 melalui penyusunan detail engineering design (DED) dan masterplan. Namun, proses kelengkapan persyaratan dan perizinan mundur dari rencana awal.

Pemerintah Kota berharap kehadiran RS Baltim dapat mendekatkan akses layanan kesehatan bagi warga Balikpapan Timur yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh ke rumah sakit terdekat. (Adv)
 



Pewarta: Muhammad Solih Januar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026