Selain itu, semua pihak harus responsif terhadap dinamika pasar, memperkuat sistem peringatan dini, termasuk untuk mengoptimalkan program pengendalian inflasi seperti 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan ko

Kubar, Kaltim (ANTARA) - Wakil Bupati Kutai Barat, Kalimantan Timur, Nanang Adriani menyatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan kunci utama dalam upaya mencegah inflasi, sehingga ia mengajak Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat menguatkan kerja sama.

Hal ini penting karena mulai proses produksi bahan pangan lokal, distribusi pangan dari luar daerah, jaminan stok barang pokok, hingga harga yang terjangkau dapat dilakukan secara bersama melalui kolaborasi.

"Selain itu, semua pihak harus responsif terhadap dinamika pasar, memperkuat sistem peringatan dini, termasuk untuk mengoptimalkan program pengendalian inflasi seperti 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif," ujar Nanang di Kutai Barat, Jumat.

Program maupun kegiatan lainnya adalah gerakan pangan murah, operasi pasar, penguatan distribusi bahan kebutuhan pokok dengan melibatkan banyak pihak, dan dukungan bagi sektor produksi pangan baik berupa mesin maupun sarana produksi.

Nanang menyampaikan bahwa inflasi merupakan salah satu isu ekonomi makro yang sangat penting untuk dikendalikan, karena kenaikan beberapa harga bahan pokok dan bahan pangan akan berdampak pada daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah.

Jaminan ketersediaan barang dan stabilitas harga, lanjut ia, menjadi prasyarat utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah, sehingga hal ini menjadi penekanan baginya untuk menjadi perhatian dinas terkait bersama pihak yang tergabung di TPID.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi dalam mengendalikan inflasi bukan hal ringan karena berbagai faktor meliputi sisi suplai maupun permintaan yang tidak seimbang, dapat memicu kenaikan harga.

Seperti masalah terjadinya gejolak harga komoditas global, gangguan distribusi sampai pada dampak perubahan iklim yang mempengaruhi hasil panen.

"Tetapi saya percaya dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita mampu menghadapi tantangan ini. TPID yang berasal dari berbagai lintas sektor dapat mengupayakan kebijakan pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga bahan pangan pokok," katanya.

Masyarakat pun dapat membantu menahan laju inflasi, yakni dengan tidak membeli bahan pangan dalam jumlah banyak karena dengan pembelian dalam jumlah besar dapat membuat stok di pasar menipis dan pedagang akan menaikkan harga.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026