Secara keseluruhan, empat orang wafat berasal dari berbagai provinsi yang termasuk dalam wilayah layanan Embarkasi Balikpapan, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara

Balikpapan (ANTARA) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Masrivani menyampaikan bahwa sebanyak empat orang jamaah haji dari Embarkasi Balikpapan wafat selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci tahun ini.

"Secara keseluruhan, empat orang wafat berasal dari berbagai provinsi yang termasuk dalam wilayah layanan Embarkasi Balikpapan, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara,” kata Masrivani, Selasa.

Masrivani mengemukakan, masing-masing provinsi tercatat satu jamaah yang wafat. Seluruh kasus terjadi saat para jamaah tengah menjalani rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah.

Ia melanjutkan, dari empat orang yang wafat tersebut, yang terbaru adalah asal Kalimantan Timur tepatnya dari Kota Balikpapan.

“Kami turut berduka. Hari ini kami menerima kabar bahwa salah satu haji dari Kloter 15 wafat di Tanah Suci, beliau atas nama Pak Suprianto,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi sementara yang ia terima dari petugas, penyebab wafatnya haji tersebut diduga karena sakit.

“Informasinya memang masih terbatas. Tapi kemungkinan karena sakit dan usia juga, karena beliau adalah pensiunan, sekitar usia 60-an,” ujarnya.

Masrivani menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi jamaah lainnya yang masih berada di Arab Saudi melalui koordinasi dengan petugas kloter dan pembimbing ibadah.

“Kita terus berkoordinasi dengan petugas kloter, dan semua jamaah yang masih di sana dalam keadaan baik dan tetap melanjutkan rangkaian ibadah,” ujarnya.

Masrivani juga menyampaikan bahwa jamaah dari Kota Balikpapan yang tergabung dalam Kloter 1 telah tiba di Tanah Air dan mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan keadaan sehat.

“Kloter pertama sudah tiba, Alhamdulillah semuanya kembali dalam kondisi sehat,” ucapnya.

Masrivani menyebutkan, haji yang masuk dalam kloter pertama tersebut berjumlah 360 orang, 4 diantaranya merupakan petugas kloter.

Ia berharap seluruh jamaah dari embarkasi Balikpapan yang masih berada di Arab Saudi dapat menyelesaikan ibadah dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan utuh lebih lagi kondisi cuaca yang mencapai hingga 50 derajat.

 



Pewarta: Muhammad Solih Januar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026