“Sebelumnya kebutuhan sapi dalam sebulan hanya sekitar 74 ekor, menjelang lebaran ini kebutuhan diperkirakan meningkat menjadi 161 ekor,†kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arief Murdiyanto, Jumat (18/7).
Ia mengatakan , Dinas Pertanian dan Peternakan sudah melakukan perhitungan mengenai kebutuhan daging sapi menjelang lebaran. Termasuk persediaan di tingkat pedagang dan pengusaha maupun pada tingkat petani, untuk stok sapi di tingkat petani mencapai 1.600 ekor sapi.
“Jumlah stok sapi ditingkat petani, disesuaikan dengan jumlah populasi yang mencapai 10.680 ekor sapi. Dengan jumlah itu, maka jumlah sapi yang bisa dipotong mencapai 1.600 ekor. Yang kami siapkan sapi jantan yang tidak lagi produktif,†jelasnya.
Menurut Arief Murdiyanto, sapi jantan produktif dan betina serta anak sapi belum bisa dipotong karena untuk menjaga populasi sapi. Selain menyiapkan stok pada tingkat petani, juga menghitung stok pada tingkat pedagang.
“Ada beberapa pedagang maupun pengusaha yang sering mendatangkan sapi dari luar Penajam Paser Utara. Sementara perhitungan di lapangan, jumlah sapi yang akan didatangkan menjelang lebaran ini mencapai 250 ekor,†ujarnya.
Dikatakannya jumlah stok yang cukup banyak maka diperkirakan kebutuhan daging sapi menjelang dan pada saat lebaran i tercukupi. Sedangkan untuk pemotongan sapi sudah disiapkan rumah pemotongan hewan (RPH) di Desa Girimukti. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026