Kaltim sudah dipercaya menjadi tuan rumah dalam gelar TTG-N yang dihelat pada 18-23 Juni 2014, untuk itu kepercayaan tersebut harus diemban dengan baik, makanya kami libatkan TNI dan Polri,"Samarinda (ANTARA Kaltim) - Pengamanan gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI yang dipercayakan kepada Provinsi Kaltim sebagai tuan rumah, bukan hanya melibatkan Satpol PP, tetapi juga TNI dan Polri agar keamanannya semakin terjamin.
"Kaltim sudah dipercaya menjadi tuan rumah dalam gelar TTG-N yang dihelat pada 18-23 Juni 2014, untuk itu kepercayaan tersebut harus diemban dengan baik, makanya kami libatkan TNI dan Polri," ujar Plt Sekretaris Provinsi Kaltim H Rusmadi di Samarinda, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan Rusmadi setelah menghadiri rapat persiapan gelar TTG-N XVI Kaltim dan rapat persiapan penyambutan kehadiran Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk meresmikan sejumlah proyek sekaligus membuka gelar TTG-N.
Rusmadi yang juga Ketua Panitia Gelar TTG-N XVI Kaltim ini melanjutkan, panitia di daerah sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengamanan gelar teknologi terapan tersebut, sedangkan keterlibatan TNI, hal ini terkait dengan kehadiran presiden ke Kaltim dalam acara itu.
Dalam gelar TTG-N katanya, juga akan dihadiri Mendagri dan beberapa menteri koordinator terkait, termasuk dihadiri kepala daerah, dan ketua DPRD se- Indonesia, bahkan ribuan tamu, undangan, dan peserta sehingga Provinsi Kaltim akan dihadiri antara 7.000 hingga 8.000 orang.
Dikatakannya, panitia daerah harus mempersiapkan keamanan penyelenggaraan TTG-N sesuai dengan standar pengamanan kegiatan berskala nasional, terlebih jika Presiden SBY yang akan membuka, tentu pengamanannya harus disesuaikan standar pengamanan presiden.
Dia juga mengatakan bahwa Kaltim sudah cukup berpengalaman menyukseskan penyelenggaraan even nasional dan internasional, khususnya dalam kaitan menjaga keamanan selama penyelenggaraan kegiatan.
Sejumlah kegiatan yang sukses digelar di Kaltim itu di antaranya ketika menjadi tuan rumah dalam perhelatan PON XVII 2008 yang dihadiri presiden, peresmian sejumlah proyek di Balikpapan oleh presiden pada 2012, Harkopnas 2009, dan PENAS KTNA 2012 yang dihadiri wakil presiden.
"Kita harus siap sebagai tuan rumah. Kalau sudah diberi kepercayaan, konsekuensinya adalah harus memaksimalkan persiapan. Kami sudah bertekad bahwa Kaltim harus menjadi tuan rumah terbaik," ujarnya. (*)
: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.