Sebab menurut politikus PDIP ini jalur tersebut dilewati kendaraan alat-alat berat seperti truk bermuatan kontainer yang menuju ke Pelabuhan Peti Kemas.
Tak hanya itu, mobilitas kendaraan begitu tinggi. Banyaknya jumlah kendaraan yang melintas pada saat bersamaan menyebabkan antrean dan kemacetan panjang dan berjam-jam di kawasan ini.
“Tentu solusinya pemerintah harus segera membangun akses menuju ke Mahulu, apalagi rencana alternatif jalan ini sebelumnya telah direncanakan jauh sebelum pelabuhan peti kemas diresmikan. Kini saatnya merealisasikan tersebut tersebut,†kata Safuad.
Safuad menyebutkan banyak warga yang mengeluh karena jika macet antreannya demikian panjang. Sementara akses jalan hanya satu. Sehingga penting untuk diprioritaskan merealisasikan akses alternatif tersebut. Dijelaskan Anggota DPRD Kaltim yang bertugas di Komisi II ini, akses jalan yang mendesak yaitu mulai poros di Samarinda Seberang menuju Mahulu.
“Mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan sehingga dapat mengurai kemacetan,†sebutnya.
Safuad juga berharap, kelanjutan pengerjaan akses alternatif tersebut dapat dianggarkan di APBD-Perubahan 2014.
“Jika bisa lebih cepat pada anggaran perubahan 2014 lebih baik, atau dianggarkan pada APBD 2015 murni mendatang,†harap Safuad. (Humas DPRD Kaltim/adv/lia/met)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.