Untuk itu dia mengajak Brimob yang memasuki usia ke-68 tahun untuk terus meningkatkan pengabdian dan kinerja dalam rangka menciptakan suasana Kaltim yang aman dan kondusif.
Sesuai tugas dan tanggung jawabnya untuk menegakkan supremasi hukum, maka jajaran Kepolisian utamanya Satuan Brimob, jangan ragu-ragu bertindak tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dan prosedur yang berlaku. Karena setiap gerak gerik polisi akan senantiasa diamati oleh masyarakat, kata Awang Faroek Ishak pada syukuran HUT Brimob ke-68 di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Balikpapan, Kamis.
Menurut Awang, tugas polisi demikian sangat strategis dalam menunjang jalannya pemerintahan dan pembangunan yang sedang giat-giatnya dilaksanakan dalam era otonomi daerah ini.
"Namun citra polisi bisa semakin terpuruk dalam pandangan masyarakat, jika tidak memiliki ketegasan dan kemandirian," kata Awang.
Gubernur juga menyampaikan ucapan terimaksih kepada jajaran Polda Kaltim khususnya Korps Brimob yang sudah menunjukkan kinerja yang baik dan berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya di lapangan.
"Tugas yang menuntut perhatian ekstra yakni penanganan kasus pemblokiran (blocking) perusahaan batu bara, PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangata, Kutai Timur, sekitar tahun 2003. Kemudian kasus bernuansa SARA yang terjadi di Tarakan, Balikpapan dan daerah lainnya," kata Awang Faroek.
Demo mahasiswa dan buruh terkait kenaikan harga BBM, unjukrasa berkenaan dengan Pilkada di berbagai daerah, katanya,
"Yang terbaru, saya sangat merasakan bagaimana peran Satuan Brimob dalam menjaga pengamanan jalannya pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim periode 2013-2018 yang digelar 10 September lalu. Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik ini," kata Awang Faroek.
Proses Pilgub saat itu sempat diwarnai berbagai tanggapan masyarakat yang beberapa diantaranya meluapkannya dengan unjukrasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kantor Gubernur hingga cenderung anarkis.
Namun berkat kesigapan aparat kepolisian dengan dukungan penuh Satuan Brimob, semua permasalahan di lapangan dapat diatasi hinngga akhirnya Pilgub Kaltim berlangsung sukses dengan kemenangan pasangan Awang Faroek Ishak - Mukmin Faisyal.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan dan penyerahan bantuan berupa 20 unit sepeda motor untuk Korps Brimob Polda Kaltim. Penandatanganan dilakukan oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky D Totoy dan Awang Faroek. Hadir dalam penyerahan tersebut Kasat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Leo Bona Lubis. (Humas Pemprov Kaltim/sar/adv)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026