RTH akan dibagi tiga bagian atau zona. Untuk zona pertama berupa taman, yang dilengkapi fasilitas seperti air mancur. Ada zona olahraga dengan berbagai fasilitas dan dalam lokasi ini juga akan dilengapi zona khusus untuk pedagang kaki lima,”
Penajam (ANTARA Kaltim) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menganggarkan Rp1,5 miliar untuk pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) yang akan dilengkapi berbagai fasiltas umum.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman dan Prasarana Wilayah (DPU Kimpraswil) Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati, ketika dihubungi Minggu mengatakan, total anggaran yang dibutuhkan untuk membuat RTH yang berada di depan stadion Penajam itu Rp5 miliar, namun pada tahap awal dialokasikan disiapkan Rp1,5 miliar.

“Untuk tahap awal, seluruh lokasi di depan stadion akan dibersihkan, termasuk pembangunan sejumlah fasilitas,” ujarnya.

Pembangunan RTH nantinya lanjut Tita, akan dilengkapi sejumlah fasilitas diantaranya, ‘jogging track’ dan lapangan putsal mini serta ‘terapy jogging’.

Bukan hanya itu, juga akan dibangun fasilitas olahraga, seperti panjat tebing yang akan disiapkan di lokasi tersebut.

“RTH akan dibagi tiga bagian atau zona. Untuk zona pertama berupa taman, yang dilengkapi fasilitas seperti air mancur. Ada zona olahraga dengan berbagai fasilitas dan dalam lokasi ini juga akan dilengapi zona khusus untuk pedagang kaki lima,” katanya.

Dibuatnya lokasi khusus bagi pedagang kali lima itu menurut Titah, agar para pedagang bisa lebih tertata rapi, sehingga tidak berjualan di pinggir jalan raya yang merupakan hak para pengendara kendaraan.

Selain itu lanjutnya, RTH juga akan dilengkapi ‘landmark’ atau simbol yang menandakan sebagai ciri khas Kabupaten Penajam Paser Utara dan telah  disiapkan tiga pilihan untuk ‘landmark’ tersebut.

"Tentunya, patung rusa sebagai ciri khas Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai salah satu pilihan sehingga ketika orang melihat ‘landmark itu, mereka sudah tahu bahwa mereka berada di Penajam,” ucapnya. (*)


Pewarta: Bagus Purwa
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026