Ini merupakan bagian dari sebuah kesadaran akan pentingnya pembangunan. Pembangunan jalan ini bukan hanya akan membuka akses ekonomi, namun dampak positif lain juga secara otomatis akan terciptaSamarinda (ANTARA Kaltim) - Anggota DPRD Kaltim Bahrid Buseng berterima kasih kepada warga Palaran-Samarinda, atas kerja sama mereka membangun jalan di wilayah tersebut. Menurut dia, sejauh ini pembangunan jalan utama di Palaran tidak terhambat akibat pembebasan lahan.
"Tidak ada sedikit pun lahan yang diklaim ganti rugi oleh warga yang terkena pelebaran dan pembangunan jalan," ungkap politisi Partai Golkar ini. Ia menjelaskan, pembebasan lahan untuk pelebaran dan perbaikan jalan di jalur ini dilakukan dengan kerja luar biasa dari warga Palaran.
Karena itu, Bahrid bersama anggota DPRD Kaltim lainnya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi sikap warga tersebut. Pembangunan memang tidak akan berjalan sukses jika tidak ada kerja sama semua pihak, terutama masyarakat.
"Kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam pembangunan daerah. Pembangunan tidak akan terealisasi dengan baik tanpa dukungan dari masyarakat," ungkap Bahrid, yang juga anggota Pansus LKPj Gubernur Kaltim, saat meninjau pembangunan jalan yang didanai APBD 2012, Sabtu (25/5).
Bahrid yang turun ke lapangan bersama Ketua Pansus Datu Yaser Arafat dan Wakil Ketua Pansus Mudiyat Noor, mengatakan pelebaran jalan seringkali terkendala pembebasan tanah milik warga yang tidak mau menjual tanahnya kepada pemerintah karena alasan harga.
Anggota Pansus lainnya juga bersyukur atas kebesaran hati warga. Seperti diutarakan Hermanto Kewot, Zainal Haq, Ahmad Abdullah, dan Zain Taufik Nurrohman.
"Ini merupakan bagian dari sebuah kesadaran akan pentingnya pembangunan. Pembangunan jalan ini bukan hanya akan membuka akses ekonomi, namun dampak positif lain juga secara otomatis akan tercipta," kata Ahmad Abdullah. (Humas DPRD Kaltim/adv/lia/ri/met)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.