"Bakau ini penting untuk menahan abrasi pantai dan menjadi tempat berkembangbiaknya beragam jenis ikan serta biota laut lainnya. Karena itu saya memberikan penghargaan terhadap kegiatan menanam 10.000 bibit bakau ini," kata Yahya Anja yang hadir bersama sejumlah pejabat lainnya, seperti Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak dan yang mewakili SKK (Satuan Kerja Khusus) Pengelolaan Hulu Migas Kaltim, Mulyani Wahyuni.
Tampak hadir pula VP Legal External Relation Total E&P Indonesie, Nurman Djumiril, unsur SKPD Kaltim, Kepala SKPD lingkup Pemprov Kaltim, masyarakat, pelajar, TNI dan Polri.
Yahya Anja juga menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Pusat Informasi dan Pembelajaran Mangrove Delta Mahakam (Mangrove Centre) guna keterpaduan perencanaan dan program aksi pengelolaan kawasan Delta Mahakam secara berkelanjutan.
Menurut dia, dibangunnya Mangrove Centre karena kawasan Delta Mahakam memiliki arti strategis baik dari sisi ekologis maupun sosial ekonomi.
"Kawasan Delta Mahakam harus diselamatkan," kata wakil rakyat asal Dapil I Samarinda ini. (Humas DPRD Kaltim/adv/mir)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.