Bakal calon bupati Hairil Wahyuni, Jumat, mengaku tetap optimistis mampu memenuhi syarat dan bisa bersaing dalam pemilihan bupati dan wakil bupati PPU 2013.
Hairil mengaku, banyaknya surat dukungan yang dianggap tidak memenuhi syarat karena dukungan berasal dari sejumlah PNS. Selain itu, juga ada warga yang belum memberikan tanda tangan.
"Menjadi kendala karena mereka kan banyak yang jadi pelaut dan nelayan. Jadi waktu verifikasi faktual, mereka berada di laut sehingga dianggap tidak memenuhi syarat," ucapnya.
Selain itu, lanjut Hairil sejumlah warga yang telah memberikan dukungan, juga sudah pindah alamat dan bahwa ada yang meninggal dunia.
Hal senada juga diutarakan bakal calon bupati lainnya, Imam Raharjo, yang juga tetap optimistis dapat memenuhi jumlah dukungan pencalonan untuk ikut serta dalam pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang.
Menurutnya, banyak surat dukungan yang diserahkan tidak bisa diverifikasi secara faktual oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), sehingga banyak surat dukungan yang dicoret dalam dokumen surat dukungan.
"Banyak surat dukungan kami, dari petani dan nelayan yang tidak bisa diverifikasi faktual di siang hari. Padahal mereka bisa ditemui di malam hari. Tapi tidak didatangi oleh PPS," ungkap Imam.
Bakal calon bupati, Muhammad Heriansyah Andrian, menjelaskan, tidak akan pesimis dalam mencapai target kekuarangan dukungan tersebut.
Ia menyatakan, seharusnya dalam verifikasi faktual terjadi dua arah, di mana harus ada komunikasi antara kandidat dengan PPS. Bukan hanya itu, Heriansyah juga mempertanyakan metodologi yang dilakukan dalam verifikasi faktual ini.
"Ada beberapa pendukung kami yang tidak bisa ditemui PPS, karena sedang melaut atau ada urusan lain. Akibatnya jumlah warga yang mendukung kami terlihat turun drastis," jelas Heriansyah.
Untuk diketahui, pasangan Imam Raharjo-Isman menyerahkan 12.497 surat dukungan, setelah diverifaksi faktual hanya 7.421 surat dukungan yang memenuhi syarat.
Oleh karena itu, pasangan Imam-Isaman harus memenuhi kekurangan surat dukungan 3.897 x 2 atau sebanyak 7.794 surat dukungan.
Pasangan Hairil Wahyuni-Husein Assegaf menyerahkan 11.935 surat dukungan, namun hanya 4.041 surat dukungan yang memenuhi syarat setelah diverifikasi faktual.
Karena itu, pasangan Hairil-Husein harus melengkapi kekurangan surta dukungan 6.277 x 2 atau sebanyak 12.554 surat dukungan.
Pasangan Muhammad Heriansyah Andrian-Suharjono menyerahkan 11.346 surat dukungan dan setelah diverifikasi faktual yang memenuhi syarat hanya 2.236 surat dukungan, sehingga pasangan Heriansyah-Suharjono harus memenuhi surat dukungan 9.082 x 2 atau sebanyak 18.164 surat dukungan. (*)
Pewarta: Bagus PurwaEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.