Tenggarong (ANTARA News Kaltim) - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dijadwalkan membuka pesta adat, seni dan budaya Erau Kutai Kartanegara pada Minggu (1/7) pagi di Stadion Rondong Demang Tenggarong.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kukar Sri Wahyuni ketika dihubungi Jumat pagi membenarkan rencana tersebut dan mengimbau masyarakat Tenggarong dan sekitarnya, serta para wisatawan agar menghadiri upacara pembukaan Erau yang akan dimulai Minggu (1/7) pukul 10.00 Wita.

"Saya harap pengunjung dan warga bisa datang dengan tertib sebelum pembukaan dimulai,dan menempati tribun timur, utara dan selatan, karena tribun barat akan digunakan untuk undangan," ujarnya.

Adapun para undangan yang hadir, di antaranya pejabat Pemprov Kaltim, pimpinan Kesultanan se-Kaltim dan beberapa kesultanan/kerajaan di Nusantara, serta para undangan kehormatan lainnya.

Dia mengatakan, saat pelaksanaan pembukaan Erau juga akan dibacakan riwayat perjuangan Adji Muhammad Idris yang merupakan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XIV (1732-1739).

Sri menambahkan, pembukaan juga dimeriahkan tari massal yang berjudul Semarak Budaya Erau Kutai Kartanegara dengan durasi 22 menit, yang didukung 400 penari dari kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa asal Kutai Kartanegara.

Selain itu, usai pembukaan, Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kretaif serta pejabat lainnya akan mencoba memainkan olahraga tradisional, di antaranya Bgeasing dan Belogo serta Menyumpit.

Sementara itu pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 Wita, panitia juga menggelar Kirab Budaya sebagai rangkaian awal pelaksanaan pesta adat, seni dan budaya Erau Kutai Kartanegara, 1-8 Juli 2012.

Menurut Sri Wahyuni, Kirab Budaya itu akan diikuti lebih kurang 30-an paguyuban dan grup kesenian dari beberapa kecamatan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kirab akan berlangsung dari depan Sekretariat Gerbang Raja Jl KH Akhmad Mukhsin Tenggarong, hingga melintasi panggung kehormatan di depan Planetraium Jagad Raya.

Masing-masing peserta kirab budaya diberikan kesempatan untuk menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan lebih kurang 3-5 menit, untuk menunjukkan kebolehan mereka.

"Melalui pelaksanaan kirab budaya ini selain dalam rangka menyemarakkan Erau, juga agar kehidupan di Kukar yang terdiri dari berbagai macam suku tetap harmonis," ujarnya seraya mengajak warga Kutai Kartanegara untuk menyaksikan Kirab Budaya dan seluruh rangkaian pesta adat Erau. (*)


Pewarta: Hayru Abdi

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012