Tim Gerak Cepat (TGC) Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kaltim, meluncurkan radio kesehatan dengan nama TGC FM yang berfungsi mengampanyekan sekaligus mengedukasi warga terkait pencegahan virus Corona.



"Tujuan peluncuran Radio TGC FM untuk memberikan edukasi atau pemahaman kepada masyarakat tentang cara penanggulangan virus Corona," ujar Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Mahulu Agustinus Teguh Santoso di Ujoh Bilang, Kamis.

Informasi yang perlu disampaikan ke publik terkait pandemi ini adalah mengenai kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten terkait penanggulangan penyebaran maupun penanganan COVID-19.

Ia menjelaskan dalam kondisi seperti ini tidak mungkin penyuluhan kesehatan dilakukan dengan mengumpulkan massa maupun bertatap muka langsung, sehingga DKP2KB Mahulu yang menjadi Posko TGC Penanggulangan COVID-19, berinisiatif meluncurkan Radio TGC FM.

Program siaran yang disajikan, selain program utama memberikan edukasi dan informasi mengenai penanggulangan pandemi virus Corona, juga memberikan hiburan ke masyarakat agar betah di rumah.

Radio ini mengudara pada frekuensi 99.6 Mega Hetz. Saat ini baru bisa mengudara dari pukul 16.00 hingga pukul 20.00 waktu setempat. Namun, ke depan akan ditambah jam siarnya.

"Jika dimonitor menggunakan pesawat radio transistor, saat ini bisa didengar mulai dari Kampung Batu Majang sampai Kampung Mamahak Besar, namun jika dimonitor menggunakan radio bawaan smartphone, hanya bisa di seputaran Ibu Kota Mahulu, yakni di Kampung Ujoh Bilang," katanya.

Dengan adanya radio ini diharapkan masyarakat bisa mengetahui informasi yang benar mengenai permasalahan dan penanggulangan COVID-19 di Mahulu.

Ia mengaku pihaknya telah menyiapkan sejumlah program, seperti menghadirkan beberapa narasumber, baik dokter, pejabat publik, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, maupun lembaga tentang penanggulangan Corona.

Ketika ada narasumber yang hadir di studio dan dilakukan interaktif, pendengar bisa melakukan interaksi langsung melalui sambungan handphone, sehingga pendengar bisa menanyakan apa saja yang ingin diketahui terkait pencegahan maupun permasalahan dalam mengatasi pandemi ini.

"Kami harap masyarakat lebih betah di rumah, khususnya pada sore dan malam hari karena kami, melalui radio ini yang akan memberikan berbagai informasi, termasuk menghibur masyarakat melalui lagu-lagu daerah, pop, dangdut dan lainnya, bahkan pendengar juga bisa pesan lagu," ujar Teguh.

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2020