Samarinda (Antaranews Kaltim) - Ratusan kios di Pasar Induk Senaken, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Kamis malam sekitar pukul 19.30 Wita terbakar.

Kebakaran yang melanda pasar terbesar di Kabupaten Paser ini terjadi saat sebagian besar kios sudah tutup. Belum diketahui pasti asal api, karena hingga pukul 22.15 Wita kobaran api masih cukup besar, bahkan beberapa kali terdengar dentuman seperti ledakan tabung gas.

Mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, dibantu mobil PMK milik PT Kideco Jaya Agung, mobil water canon Satbrimob Kompi C Tanah Grogot dan mobil Manggala Agni dari Dinas Lingkungan Hidup masih berusaha memadamkan kobaran api.

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawie yang mendapat laporan terjadinya kebakaran di pasar itu, bersama istrinya juga terlihat datang ke sekitar lokasi pasar yang terbakar untuk memantau langsung kondisi lapangan.

Sementara para pemilik kios yang berada di blok lain tampak berusaha menyelamatkan barang dagangnya, karena khawatir api terus merembet ke kios yang lain.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Induk Senaken Abdul Malik yang ditemui di sekitar lokasi kebakaran mengatakan, ratusan kios yang terbakar sebagian besar berada di blok B dan C.

"Ada sekitar 300 kios di dua blok itu. Kios-kios itu ditempati para pedagang sembako, sayur mayur, daging, dan ikan. Pasar Induk Senaken biasanya tutup pada pukul lima sore," katanya.

Abdul Malik juga belum mendapat laporan dari mana asal api dan taksiran kerugian yang timbul akibat kebakaran tersebut. (*)

Pewarta: R Wartono

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018