Balikpapan (ANTARA Kaltim) - PT Datascrip tetap merasa optimis bisa mempertahankan omzetnya meski pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) sangat melambat dalam dua tahun terakhir.

"Tahun 2014 pertumbuhan omzet kami mencapai 30 persen. Tahun ini, dengan segala kesulitannya, saya kira tumbuh sampai 15 persen saja sudah sangat baik," kata Sales Director Datascrip Liana Setiawan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu.

PT Datascrip adalah perusahaan yang mengageni dan memproduksi banyak produk. Datascrip terkenal sebagai agen distributor untuk kamera dan lensa Canon, kemudian peralatan dan mesin-mesin perkantoran seperti mesin fotokopi, scanner, komputer, perabotan kantor seperti meja, kursi, lemari arsip, hingga peralatan tulis-menulis (stationery).

Menurut Setiawan, karena sifat barang-barang yang diageninya, terutama mesin-mesin berteknologi tinggi, saat ini belum merasakan dampak penurunan pertumbuhan ekonomi itu.

"Kalau mau beli printer, kantor itu kan tidak tiba-tiba ingin beli terus beli. Kan ada perencanaan dulu. Sudah dihitung tingkat kebutuhannya. Setelah beli pun, kadang barangnya harus ditunggu dulu. Beli di Desember, misalnya, Februari kemarin baru terima barang," paparnya.

Apalagi Datascrip juga dibantu oleh penjualan alat tulis kantor dan furniture. Setiawan menuturkan, meski nilainya tak bisa dibandingkan dengan kamera, misalnya, penjualan stationery cukup signifikan membantu pencapaian target yang 30 persen pada 2014.

Kantor Balikpapan adalah satu-satunya kantor Datascrip di seluruh Kalimantan. Datascrip memilih berkantor di Kota Minyak itu sebab mendekati pelanggan yang bergerak di bidang industri ekstraktif dan pertambangan migas serta batu bara.    (*)

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015