Bontang (ANTARA Kaltim) - Fraksi Nasional Demokrat DPRD Kota Bontang, Kalimantan Timur, melontarkan kritik terhadap kegagalan penyelesaian megaproyek para tahun ini, karena pejabat di lingkungan pemkot tidak mampu bekerja secara profesional.

     Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Bontang Baktiar Wakkang ketika dihubungi di Bontang, Kamis, mengatakan wali kota harus jeli dalam menempatkan pejabat, sehingga mampu membaca keluhan dan kendala di lapangan untuk segera mencari solusi yang tepat.  

     "Wali kota harus tegas. Kami di dewan dan masyarakat mulai ragu dengan kinerja pemkot dengan gagalnya megaproyek tahun ini. Apalagi, saat ini ada sikap pesimistis dari Dinas PU soal proyek Pasar Rawa Indah bisa rampung. Copot saja kepala dinas atau kepala bagian yang kinerjanya tidak maksimal," kata Baktiar

     Baktiar mengatakan hal ini menanggapi dua proyek besar di Bontang yakni Pasar Rawa Indah dan Pasar Citra Mas yang terancam gagal dirampungkan sesuai target.

     "Banyaknya proyek yang gagal berjalan beberapa tahun terakhir ini, membuktikan Pemkot tidak siap dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai eksekutor," tambahnya.

     Sebagai eksekutor, tambahnya, pemkot seharusnya siap dengan segala pekerjaan yang sudah direncanakan dan dibahas bersama dewan, sehingga jika seluruh pegawai siap maka dipastikan proyek bisa berjalan dengan baik.

     "Selama ini persoalan lahan selalu menjadi kendala proyek. Berarti ada pertanyaan, apakah kepala Bagian Pemerintah kerja sungguh-sungguh atau tidak? Tetapi kalau tidak beres begini semua pekerjaannya, ya harusnya dicopot saja," tegas Baktiar.

     Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PU Kota Bontang Zakaria mengatakan tidak bisa menjamin megaproyek Pasar Rawa Indah di masa jabatan Wali Kota Adi Darma bisa rampung, karena adanya gugatan ahli waris atas lahan pembangunan pasar tersebut.

     Sementara pembangunan Pasar Citra Mas yang saat ini belum masuk lelang, juga tidak mungkin selesai dalam waktu singkat, mengingat masa jabatan wali kota tinggal delapan bulan lagi. (*)

Pewarta: Irwan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015