Bupati Kutai Barat (Kubar) Kalimantan Timur Frederick Edwin mengatakan bahwa dari 190 kampung yang tersebar pada 16 kecamatan di daerahnya, sebanyak 160 kampung telah mendapat pelayanan listrik 24 jam, sedangkan untuk semua kelurahan telah lebih dulu mendapat layanan yang sama.
"Layanan listrik 24 jam tersebut sudah dilakukan PLN sejak lama, sedangkan untuk perencanaan sejak 2024 sebanyak 30 kampung yang belum teraliri listrik dari PLN, segera direalisasikan," kata Bupati Frederick Edwin di Sendawar Kubar, Jumat.
Bupati berharap dengan adanya peningkatan jalinan sinergisitas antara Pemkab Kubar dengan PLN, maka 30 kampung yang belum teraliri dapat segera dilaksanakan, sehingga warga merasakan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.
“Pelayanan listrik ini sejalan dengan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah -RPJMD- Kabupaten Kubar 2025-2029, yaitu pemantapan infrastruktur yang andal, merata, dan ramah lingkungan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, maka hal ini menjadi prioritas pihaknya, terlebih keberadaan listrik mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM), bahkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Pemkab Kubar lestarikan adat budaya demi identitas bangsa
Hal ini bisa terjadi karena listrik bisa digunakan untuk berbagai hal, seperti untuk pertukangan yang harus menggunakan listrik, warga bisa irit membeli BBM untuk diesel setelah adanya listrik dari PLN, kemudian anak-anak yang masih sekolah juga bisa belajar dengan tenang karena adanya penerangan listrik.
Dua hari sebelumnya, saat menghadiri penyalaan listrik Light of Dream oleh PT PLN di Kampung Temula Kecamatan Nyuatan, bupati menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas kerja sama antara Pemkab Kubar dengan PLN dalam mewujudkan layanan listrik.
Melalui kegiatan ini, katanya, maka Kampung Temula dan sekitarnya kini mendapat layanan listrik, sehingga genap 160 kampung di kabupaten yang kini mendapat aliran listrik 24 jam.
Ia juga berpesan kepada masyarakat penerima manfaat agar memanfaatkan listrik ini dengan bijak, yakni digunakan untuk hal-hal yang produktif, hemat energi, bersama menjaga fasilitas kelistrikan yang telah dibangun, dan merawat dengan baik agar berkelanjutan.
Baca juga: Pemkab Kubar sebar 155 mahasiswa untuk mengabdi di 16 kampung
Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025