Sangatta (ANTARA Kaltim) - Tabrakan maut truk tronton penangkut pasir kembali terjadi di jalur lintas Kalimantan Timur, tepatnya di Kilometer 25 Teluk Kabah, Desa Sangkima Lama, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur.

Tabrakan Senin pagi sekitar pukul 10.30 Wita terjadi antara tronton nomor Polisi KT 8797 WA yang dikemudikan Hamsah dengan kendaraan truk lain nopol Polisi KT 8921 DC dikemudikan Eko Setiawan yang juga menjadi korban meninggal pada kecelakaan itu dengan posisi terjepit.

Sedangkan Sopir tronton mengalami luka robek pada bagian kepala yang cukup parah, dan satu orang dalam mobil tronton mengalami sesak nafas dan masih dalam perawatan dirumah sakit.

Humas Polres Kutai Timur, AKP I.Made Cakri, korban tewas yang merupakan sopir truk pengangkut pasir, berusia 47 tahun warga yang tinggal di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Api-Api Bontang Kaltim. Sedangkan sopir tronton bernama Hamsa bin Masan 33 tahun, warga jalan Teuku Umar Gang Surabaya nomor 72 Karang Paci Samarinda.

Tabrakan terjadi karena kedua kendaraan berat itu melaju dengan kecepakan tinggi dan berlawanan arah,sehingga sulit dikendalikan dan menimbulkan tabrakan sangat dasyat.

Awalnya kendaraan tronton lari dengan tanpa membawa muatan dari arah Sangatta Kutai Timur menuju arah Kota Bontang, namun karena dalam kecepatan tinggi, mengakibatkan sopir lepas kendali dan mengambil arah yang salah.

Sopir tronton dalam hal ini Hamsa bin Masan masuk ke jalur arah kanan yang bukan jalurnya. Pada saat bersamaan muncul sebuah truk dengan muatan pasir dengan kecepatan tinggi pula dari arah berlawanan arah Bontang tujuan Sangatta.

Sopir tronton tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga terjadi tabrakan,mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan cukup berat pada kedua kendaraan tersebut.

Pekan lalu, musibah Kecelakaan tabrakan juga terjadi di kilometer 22 di jalur lintar Sangatta-Bontang sekitar 500 meter dari pos Balai Taman Nasional Kutai Timur, antara truknfuso pengangkut cangkang sawit dengan sebuah sepeda motor.

Pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal di rumah sakit kota Bontang sementar sopir fuso mengalami luka berat pada bagian kelapa dan luka-luka cukup serius, sedangkan satu penumpang terjepit dalam mobil dan butuh waktu dua jam untuk mengeluarkan juga mengalami luka serius.   (*)

Pewarta: Adi Sagaria

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013