Pertamina EP Sangasanga Field dukung pelestarian ekowisata Sungai Hitam Lestari
- 4 Oktober 2024 10:20
Seekor Bekantan (Nasalis larvatus) bertengger di dahan pohon mangrove di kawasan ekowisata Sungai Hitam Lestari di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (1/10/2024). Ekowisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menawarkan kegiatan utama berupa susur sungai sepanjang 2,5 kilometer untuk melihat secara langsung populasi satwa primata endemik asli Kalimantan, yakni sekitar 400 ekor Bekantan yang terancam punah menurut data dari Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). Antara Kaltim/M Risyal Hidayat
Head of Communication Relations & CID Zona 9 Elis Fauziyah (kanan) bersiap menanam bibit pohon mangrove di kawasan ekowisata Sungai Hitam Lestari di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (1/10/2024). Pertamina EP Sangasanga Field memberikan pendampingan kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sungai Hitam Lestari untuk melestarikan populasi Bekantan melalui upaya pemulihan dan revitalisasi habitatnya hingga perekonomian masyarakat sekitar ekowisata tersebut. Antara Kaltim/M Risyal Hidayat
Warga menunjukkan sirup mangrove yang dijual di kawasan ekowisata Sungai Hitam Lestari di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (1/10/2024). Pertamina EP Sangasanga Field memberikan pendampingan kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sungai Hitam Lestari untuk melestarikan populasi Bekantan melalui upaya pemulihan dan revitalisasi habitatnya hingga perekonomian masyarakat sekitar ekowisata tersebut. Antara Kaltim/M Risyal Hidayat
Sejumlah Bekantan (Nasalis larvatus) bertengger di atas pohon mangrove di kawasan ekowisata Sungai Hitam Lestari di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (1/10/2024). Pertamina EP Sangasanga Field memberikan pendampingan kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sungai Hitam Lestari untuk melestarikan populasi Bekantan melalui upaya pemulihan dan revitalisasi habitatnya hingga perekonomian masyarakat sekitar ekowisata tersebut. Antara Kaltim/M Risyal Hidayat