"Terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden meresmikan dan melakukan `ground breaking` (peletakan batu pertam) terhadap tujuh proyek di Kaltim ini," ujar Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat membacakan sambutan dalam kunjungan kerja Prsiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Balikpapan, Rabu.
Dikatakannya, semua proyek yang saat ini diresmikan presiden dan diharapkan dapat diresmikan pada tahun mendatang, merupakan proyek yang masuk dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) zona tiga di Kaltim.
Proyek-proyek MP3EI yang diharapkan dapat dilakukan "ground breaking" pada tahun berikutnya adalah pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Trans Kalimantan Economic Zone, Pembangunan Jembatan Pulau Balang bentang Panjang 1.344 meter.
Kemudian pembangunan Centralized Crude atau Terminal minyak mentah di Lawe-lawe Kabupaten Penajam Paser Utara, pembangunan Rel Kereta Api dari Muara Wahau ke Lubuk Tutung sepanjang 135 km.
Selanjutnya pembangunan Terminal Batu Bara, Power Plant 1.400 mega watt (MW), dan Smelter Aluminium yang dilakukan kerjasama dengan Ras Al-Khaimah (MEC- dan Nalco).
Kemudian pembangunan Rel Kereta Api oleh Kalimantan Rail (Railway Russian Cooperation) mulai Puruk Cahu atau Tanjung Isuy hingga Balikpapan dengan panjang 203 km.
Berikutnya adalah proyek Batuta Chemical Industrial Park, Power Plant Mulut Tambang dengan daya 2 x 100 MW di Lubuk Tutung, termasuk pembangunan Coal Terminal terbesar di Pulau Miang Besar Kabupaten Kutai Timur.
Sedangkan proyek yang diresmikan presiden saat ini ada dua unit, yakni siap dioperasikannya Terminal Peti Kemas (TPK) Karingau di Balikpapan yang dibangun sejak 2008, kemudian Bandara Kalimarau di Kabupaten Berau dengan dana Rp460 miliar.
Selain itu, presiden juga melakukan peletakan batu pertama terhadap lima proyek, yakni pembangunan pabrik Pupuk Kaltim-5 senilai Rp6,1 triliun, pengembangan Bandara Sepinggan di Balikpapan dengan investasi Rp1,5 triliun.
Berikutnya adalah pembangunan Bandara Samarinda Baru di Kota Samarinda dengan dan Rp690 miliar, pembangunan Jembatan Kembar Mahakam di Samarinda, serta pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kutai Timur. (*)
Pewarta: M GhofarEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.