Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PPU, Muzakir, Jumat, mengatakan hingga pekan ini, sudah terdaftar sebanyak 1.500 calhaj. Sedangkan kuota haji Kabupaten PPU hanya untuk 118 calhaj setiap tahunnya.
"Menurut perhitungan kuota yang diberikan Pemerintah Pusat, maka para calhaj yang pada 2012 masuk dalam daftar tunggu, diperkirakan baru bisa berangkat untuk menunaikan ibadahnya sekitar 14 tahun mendatang atau tahun 2025," katanya.
Untuk calhaj yang berangkat ke Mekah tahun 2012, adalah mereka yang sudah mendaftar sejak 2008. Kemenag Kabupaten PPU, tidak dapat menambah kuota calhaj, karena kuota calhaj secara nasional belum bertambah.
"Para calhaj yang masuk daftar tunggu bisa bersabar, apalagi rukun Islam yang kelima itu merupakan sebuah panggilan, sehingga bisa saja terjadi sesuatu di luar dugaan yang menyebabkan mereka bisa berangkat lebih cepat," kata Muzakir.
Di sisi lain, dia mengatakan, tahun 2012 sebanyak 4 calhaj Kabupaten PPU batal berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji.
"Jadi tahun ini, hanya 116 calhaj yang akan diberangkatkan, 3 calhaj mengundurkan diri dengan alasan belum siap dan 1 calhaj meninggal dunia," ujar Muzakir.
Dia mengatakan, 116 calhaj Kabupaten PPU tersebut, tergabung dalam kloter 13 bersama dengan calhaj dari Kabupaten Berau dan Kota Balikpapan. Yang akan masuk karantina di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (12/10). Lalu calhaj Kabupaten PPU akan diberangkatkan, Sabtu (13/10), menuju Tanah Suci.
"Semua persiapan haji sudah siap, seperti paspor dan perlengkapan lainnya. Sesuai jadwal calhaj dilepas menuju embarkasi (12/10), diberangkatkan (13/10), bersama calhaj dari Berau dan Balikpapan," kata Muzakir. (*)
Pewarta: Bagus PurwaEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.