Nunukan (ANTARA News Kaltim) - Kementerian Perumahan Rakyat akan membangun 251 rumah di lima kecamatan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur.

Rumah yang akan dibangun adalah tipe 36 sejumlah 251 unit dengan perkiraan menelan dana sebesar Rp65 juta per unit, kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan Faridil Murad di Nunukan, Jumat.

Rumah ini diperuntukkan bagi seluruh aparatur di pulau yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia, itu,

"Perumahan ini akan dibangun pada lima kecamatan di Pulau Sebatik khusus untuk aparatur," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan hanya menyediakan lahan. Dan lahan yang sudah tersedia baru di Kecamatan Sebatik dan Sebatik Barat. Sedangkan tiga kecamatan lainnya yaitu Sebatik Timur, Sebatik Tengah dan Sebatik Utara belum tersedia lahan.

"Supaya pembangunan perumahan ini segera direalisasikan, pemerintah Nunukan segera menyiapkan lahannya," katanya.

Jumlah anggaran dari Kempera untuk pembangunan perumahan aparatur itu sebesar Rp15 miliar, sesuai jumlah yang diserahkan beberapa waktu yang lalu di Pulau Sebatik bersama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Menko Kesra HR Agung Laksono.

"Rumah ini untuk TNI, polisi, camat, kepala desa, dan jajarannya yang bertugas di perbatasan. Mereka diberikan fasilitas oleh negara," kata Faridil.

Soal pelaksanaan pembangunan perumahan ini, ia mengatakan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sudah melakukan proses tender dan kontraktor yang akan mengerjakannya sudah ditentukan.

Mengenai kewajiban Pemkab Nunukan untuk menyediakan lahan, menurut dia, masih dalam proses di bagian Pertanahan Setdakab Nunukan.

"Setiap unit diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp65 juta dengan menggunakan konstruksi baja ringan," ujarnya.  (*)



Pewarta: M Rusman
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026