Tanjung Redeb (ANTARA News Kaltim) - Ketua Komisi III DPRD Kabupatan Berau, Subroto, menyatakan, seluruh persyaratan teknis terkait pemekaran Berau Pesisir masih disiapkan secara teliti sebelum dilimpahkan ke DPR RI serta Kementerian Dalam Negeri agar dapat masuk penetapan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

"Seluruh persyaratan terus dipantau, untuk dilengkapi kekurangannya. Setelah semua lengkap, tinggal merancang langkah lebih lanjut," kata Subroto, Minggu.

Langkah yang akan ditempuh, menurut Subroto, yaitu melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, baik di Kabupaten Berau, pemerintah Provinsi Kaltim maupun di tingkat pusat.

Sejauh ini, ia mengakui untuk tingkat regional, tahapan koordinasi diarahkan pada pematangan komitmen antara kecamatan yang akan menjadi bagian baru dari kabupaten pemekaran.

Ia menegaskan sekarang ini perbedaan pendapat antara kecamatan sudah bisa dikurangi dan tidak lagi mengganggu proses pengajuan pemekaran.

"Seluruh persoalan internal tentu harus diselesaikan lebih dahulu, setelah itu baru melangkah ke tingkatan selanjutnya," ujar Subroto yang merupakan anggota DPRD Berau dari dapil Talisayan.

Sementara dukungan dari pemerintah kabupaten, menurut Subroto, cukup memberi ruang gerak bagi inisiator pemekaran mengarahkan seluruh tenaga untuk masuk ke tingkatan provinsi maupun pusat.

Demikian pula dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim, politisi Partai Golkar itu mengapresiasi langkah Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) persetujuan pemekaran pada Maret 2012.

Sedangkan dukungan pihak DPRD Provinsi Kaltim, lanjut Subroto, lebih detail lagi yakni dalam bentuk kunjungan sejumlah anggota DPRD Provinsi ke sejumlah kecamatan di kawasan Berau Pesisir.

Empat Anggota DPRD Kaltim itu berasal dari Komisi I antara lain Syaparuddin, Saifuddin Dj, Gunawarman,dan Rahmad Majid Gani, didampingi staf biro perbatasan dan pemekaran Pemprov Kaltim, Lily.

"Seluruh proses terlalui, tinggal kami tunggu penerbitan rekomendasi dari Gubernur serta DPRD Provinsi, kami target Juni akhir surat rekomendasi sudah terbit," ujar Subroto. 

Pewarta: Helda Mildiana
: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026