Tenggarong (ANTARA News - Kaltim) -  Dinas Sosial Kutai Kartangara (Kukar) bekerja sama dengan Lembaga Permasyarakatan kelas IIb Tenggarong, Kaltim memberikan berbagai "bekal" (pelatihan ketrampilan) kepada 15 narapidana (Napi) wanita.
    
"Kegiatan ini sebagai upaya untuk normalisasi dan meningkatkan fungsi sosial warga binaan (Napi) saat mereka kembali ke masyarakat," ujar Kepala Dinas Sosial, Mursito di Tenggarong, Senin.
    
 Acara tersebut dijadwalkan berlangsung 15 hari atau hingga 20 Juli  2011.
    
 Selain itu, imbuh dia, tujuannya agar bisa menumbuhkan kesadaran agar tidak melanggar hukum lagi.
    
 "Tujuan lain, yakni memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan sebagai modal untuk membuka lapangan usaha secara mandiri," papar Mursito. 
     
 Pada gilirannya, kata dia menambahkan bahwa diharapkan dengan kegiatan tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup warga binaan jika sudah kembali kemasyarakat.
     
 Materi yang disampaikan pada bimbingan sosial tersebut, yaitu tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang yang disampaikan oleh pihak Polres Kukar.
     
 Sedangkan "bekal" berbagai ketrampilan, antara lain pengetahuan menata rambut oleh instruktur keterampilan bidang salon.
     
 "Saya harap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, agar nantinya bisa diterapkan sebagai modal awal dan bekal untuk berwiraswasta," pungkasnya.
     
 Sementara itu Plh. Kepala Seksi Bimbingan Anak Didik Lapas Tenggarong, Syarifudin menyambut baik kegiatan bimbinga sosial itu karena sejalan dengan program pembinaan termasuk pembekalan keterampilan bagi warga binaannya.
     
 "Kami (Lapas) sudah memiliki show room untuk warga binaan, jadi nantinya keterampilan yang didapat dari bimbingan sosial ini bisa langsung dipraktekkan di showroom tersebut," kata dia.


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026