Ketua komisi I DPRD kota Samarinda, Suyadi di Samarinda, Rabu mengatakan keberadaan Depo Pertamina saat ini setidaknya telah menimbulkan kekawatiran warga sekitar karena memang lokasinya berada tak jauh dari pemukiman penduduk.
"Jarak antara Depo dengan pemukiman warga cukup dekat, padahal semestinya ada aturan teknis dari Pertamina sendiri soal gudang penyimpanan bahan bakar itu, minimal aspek keselamatan orang banyak," jelas Suyadi.
Hal itu disampaikan saat melakukan dengar pendapat dengan perwakilan pemkot Samarinda, dan pihak pertamina di gedung DPRD Samarinda.
Sebenarnya wacana relokasi Depo Pertamina di Jalan Cendana ini sudah dilakukan sejak lalu 1997 namun hingga sekarang pemindahan depot penampungan bahan bakar milik pertamina tersebut tak kunjung terealisasi.
Pemerintah daerah setempat sebenarnya sudah menyiapkan dua opsi tempat kepada pertamina yakni di Palaran atau Pulau Atas, yang masih berada di kota madya Samarinda.
Kepala PT. Pertamina Depo Samarinda Ilham Nasution, mengaku bahwa pihaknya sadar bahwa Depo itu sudah tak layak lagi lantaran lokasinya terletak tak jauh dari permukiman penduduk.
"Kami menyadari kalau kondisi depo di Jalan Cendana keama-nannya sudah tak layak karena sudah dikepung permukiman penduduk," kata Ilham.
Menurutnya, pertamina sebenarnya sudah setuju untuk direlokasi, hanya saja semuanya butuh proses dan tidak bisa dilakukan secara instan.
Minimal kata dia, kalau memang lokasinya sudah memenuhi standar dari pertamina seperti akses jalan dan sebagainya membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun untuk relokasi.
"Untuk memudahkan pendistribusian maka idealnya letak depo Pertamina berada di pinggir laut," terangnya.
Ilham menambahkan wacana relokasi depo Pertamina Jalan Cendana telah diketahui PT Pertamina pusat di Jakarta.
Namun mengenai daerah akan dijadikan pilihan relokasi depo hingga kini belum ada penjelasan.
"Bisa jadi pemindahan depo Pertamina Cendana itu keluar dari Samarinda misalnya di Bontang. Apabila ini yang terjadi maka kontribusi Pertamina ke Samarinda selama ini diberikan dipastikan akan hilang dan pindah ke daerah lain," tegas Ilham.
Desakan masyarakat yang berada di sekitar lokasi Depo Pertamina untuk pindah lokasi kembali mengemuka, paska kejadian kebakaran terhadap tangki milik Pertamina di kawasan refinery unit IV Cilacap Jawa tengah kemarin.
Banyak masyarakat yang berada di sekitar kawasan depot Pertamina Cendana merasa resah dan khawatir peristiwa tersebut terjadi di Samarinda.
Menurut Sutrisno warga kelurahan Teluk Lerong yang tinggal tak jauh dari lokasi Depo Pertamina mengatakan apabila terjadi kebakaran maka tidak menutup kemungkinan dampaknya bisa membahayakan masyarakat sekitar depot itu.
"Oleh karena itu, warga sekitar meminta kepada pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan untuk menghindari terjadinya peristiwa tersebut," terang Sutrisno.
***3***
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.